BERAU POST – Pembangunan infrastruktur dinilai masih menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat Kabupaten Berau yang tidak boleh terabaikan, meski pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mengatakan pembangunan infrastruktur harus tetap menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai berkaitan langsung dengan aktivitas dan kebutuhan masyarakat, baik di kawasan perkotaan maupun kampung.
“Kalau berbicara kebutuhan masyarakat, infrastruktur memang menjadi kebutuhan mendasar. Karena itu harus menjadi perhatian serius,” ujar Saga.
Ia menilai, efisiensi anggaran memang menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak membuat pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat terhenti atau tidak merata.
Menurut Saga, pemerintah perlu menyusun skala prioritas dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan urgensi di setiap wilayah. Dengan begitu, keterbatasan anggaran tetap dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak
“Memang saat ini sedang terjadi efisiensi, tetapi kebutuhan infrastruktur harus tetap dilakukan secara merata dan baik, mulai dari wilayah kota sampai kampung,” katanya.
Saga menekankan, pemerintah kampung merupakan salah satu pihak yang paling mengetahui persoalan infrastruktur di wilayahnya.
Berbagai usulan maupun keluhan yang disampaikan pemerintah kampung, kata dia, perlu menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan.
Pasalnya, masih terdapat kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah kampung yang membutuhkan perhatian, mulai dari akses jalan, fasilitas umum hingga infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Apa yang menjadi keluhan pemerintah kampung itu memang harus menjadi perhatian bersama. Karena mereka yang paling mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayahnya,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan pemerintah kampung terus diperkuat agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Aspirasi dari bawah juga dinilai penting agar kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada kawasan perkotaan. Saga menegaskan, pemerataan pembangunan harus menjadi bagian penting dalam kebijakan pemerintah daerah.
Dengan infrastruktur yang baik dan merata, masyarakat di kampung maupun perkotaan diharapkan dapat memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai pelayanan serta memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan aktivitas ekonomi.
“Intinya, pembangunan harus tetap memperhatikan pemerataan. Jangan sampai karena efisiensi, kebutuhan mendasar masyarakat justru terabaikan,” pungkasnya. (aky/hmd)
Editor : Nurismi