BERAU POST - Sorotan dalam pengelolaan sektor pariwisata juga mendapat perhatian Anggota DPRD Kalimantan Timur, Makmur HAPK. Menurutnya, keberadaan berbagai destinasi wisata unggulan di Berau merupakan anugerah yang harus dikelola dan dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Makmur menilai sektor pariwisata tidak hanya berperan dalam memperkenalkan keindahan daerah, tetapi juga dapat menjadi sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
"Berau memiliki kekayaan wisata yang luar biasa, baik wisata bahari maupun wisata alam. Ini adalah anugerah yang harus kita syukuri, sekaligus dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Bupati Berau periode 2005-2015 tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perlu terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pariwisata.
Menurutnya, promosi yang dilakukan secara berulang dan konsisten menjadi salah satu kunci utama untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
"Pariwisata harus mampu menjadi salah satu sektor andalan dalam meningkatkan PAD. Karena itu, promosi wisata tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Harus terus digencarkan secara konsisten agar potensi yang dimiliki Berau semakin dikenal luas," tegasnya.
Makmur juga berharap adanya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, hingga komunitas pariwisata dalam memperkenalkan berbagai destinasi unggulan yang dimiliki Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau.
Menurutnya, semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung, maka dampak positifnya juga akan dirasakan oleh berbagai sektor lain seperti perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Melalui promosi yang berkelanjutan dan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan PAD Berau,” tutupnya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budi Santosa, menjelaskan, berkaitan dengan promosi wisata memang sejak lama sudah disosialisasikan oleh pihaknya. Bahkan melalui kegiatan-kegiatan di luar daerah pun hal tersebut sudah diterapkan.
“Pastinya soal promosi sudah bahkan sampai saat ini kami terus lakukan, karena dengan promosi itu sangat mempengaruhi soal wisata kita,” tuturnya.
Yang saat ini sedang digaungkan oleh pihaknya ialah promosi wisata melalui media sosial (medsos) perorangan.“
Promosi melalui mulut seperti bercerita ke teman yang berada di luar daerah soal keindahan wisata itu juga salah satu langkah yang baik,” pungkasnya. (aky/sam)
Editor : Nurismi