Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dijual Lokal Sangat Murah, DPRD Berau Dorong Nelayan Maratua Bidik Pasar Ekspor Kerapu Hidup

Nurismi • Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. (SENO/BP)
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. (SENO/BP)

BERAU POST - Pemanfaatan jalur ekspor ikan kerapu melalui Maratua Point mendapat dukungan DPRD Berau. Peluang ekspor tersebut dinilai menjadi kesempatan besar bagi masyarakat, khususnya pembudidaya kerapu untuk meningkatkan kualitas hasil laut, sekaligus memperluas pasar hingga mancanegara.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengatakan, keberadaan jalur ekspor harus benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun pemerintah daerah. “Ini peluang bagus dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Menurutnya, ekspor kerapu melalui Maratua Point bukan hanya memberikan keuntungan dari sisi harga jual yang lebih tinggi, tetapi juga mendorong pembudidaya lokal agar terbiasa memenuhi standar kualitas ekspor. Kondisi itu diyakini akan meningkatkan daya saing hasil perikanan Berau di pasar internasional.

“Hasil laut kita bisa naik kelas,” katanya.

Sumadi menjelaskan, sektor budidaya kerapu memiliki potensi besar di Berau, terutama di wilayah pesisir dan kepulauan seperti Maratua yang selama ini dikenal memiliki kualitas hasil laut yang baik.

Dengan adanya akses ekspor yang lebih dekat, masyarakat dinilai memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang.

Ia menilai pemerintah daerah juga harus mengambil peran penting dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas budidaya, pengelolaan hasil panen, hingga kesiapan memenuhi kebutuhan pasar ekspor.

“Pemerintah perlu membina masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat dan para pembudidaya juga diminta mulai aktif memanfaatkan peluang tersebut agar manfaat ekonomi yang dihasilkan bisa dirasakan secara luas. “Masyarakat juga harus mulai bergerak,” ucapnya.

Sumadi berharap peluang ekspor melalui Maratua Point dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Berau.

Ia optimistis, jika dimanfaatkan secara serius dan berkelanjutan, ekspor kerapu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat posisi Berau sebagai daerah penghasil komoditas perikanan unggulan.

Sebelumnya, Camat Maratua, Ashari, menyebut para nelayan dan pembudidaya keramba sangat mendukung keberadaan kapal pembeli dari luar daerah maupun luar negeri yang datang langsung menjemput hasil budidaya di wilayah tersebut.

Menurut Ashari, aktivitas pembelian ikan kerapu hidup sebenarnya pernah dilakukan sebelumnya di Maratua. Kapal pembeli datang untuk mengambil ikan langsung dari penampungan maupun keramba milik nelayan setempat. Proses pengambilan dilakukan setelah ikan ditimbang sebelum kemudian dibawa keluar daerah.

“Dulu sempat memang ada pembeli datang langsung ke Maratua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kapal tersebut tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut, melainkan hanya membeli hasil budidaya masyarakat. Setelah proses penimbangan selesai, kapal biasanya hanya singgah selama beberapa hari sebelum kembali berlayar.

“Kapalnya hanya sekitar tiga hari di Maratua lalu pulang setelah menimbang punya nelayan,” terangnya.

Ashari mengatakan, jenis ikan yang diambil untuk kebutuhan ekspor adalah kerapu hidup. Komoditas tersebut selama ini menjadi salah satu andalan pembudidaya keramba di Maratua karena memiliki nilai jual tinggi di pasar luar negeri.

“Kerapu hidup saja yang diambilnya,” katanya.

Menurutnya, nelayan dan pengelola keramba di Maratua sangat bergantung terhadap pembeli dari luar daerah. Sebab, harga ikan kerapu di pasar domestik dinilai jauh lebih rendah dibandingkan harga untuk kebutuhan ekspor.

Ia menilai keberadaan jalur ekspor laut menjadi peluang besar bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan pendapatan. Selain mempermudah distribusi, pembeli luar juga memberikan harga yang lebih kompetitif bagi hasil budidaya nelayan.

“Kalau dijual di dalam negeri sangat murah, hampir tidak ada harganya dibanding jenis ikan lain,” jelasnya. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#Ekspor ikan kerapu #nelayan #DPRD Berau