Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

PAD Berau dari Sarang Walet Belum Maksimal, DPRD Desak Bapenda Benahi Pendataan dan Penagihan

Nurismi • Selasa, 5 Mei 2026 | 07:10 WIB
ILUSTRASI: Sarang burung walet dianggap bisa mendongkrak PAD untuk Berau.
ILUSTRASI: Sarang burung walet dianggap bisa mendongkrak PAD untuk Berau.

BERAU POST – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi menilai penerimaan pajak dari sektor sarang burung walet masih jauh dari maksimal. 

Ia mengatakan, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau. Dengan pendataan yang bagus, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau, bisa didongkrak.

“Masih banyak yang belum terdata,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah seharusnya tidak dilakukan dengan menaikkan tarif pajak di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil.

“Tidak perlu menaikkan pajak, cukup maksimalkan penagihan dan pendataan,” tegasnya

Ia menyebut, optimalisasi pajak harus menyasar seluruh sektor potensial, mulai dari pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak makanan dan minuman, hingga sektor sarang walet.

“Potensi yang ada harus dimaksimalkan,” katanya.

Sumadi juga menilai masih banyak wajib pajak yang belum menjalankan kewajibannya, sehingga pemerintah perlu lebih tegas dalam melakukan penagihan.

Selain itu, ia mengungkapkan salah satu kendala utama di lapangan adalah sistem penjualan sarang walet yang masih melalui pengepul, sehingga transaksi sulit dipantau.

“Karena dijual lewat pengepul, pengawasannya sulit,” ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Sumadi mendorong pemerintah daerah segera membuat regulasi khusus terkait mekanisme penjualan sarang walet. “Harus ada regulasi yang jelas,” tuturnya.

Ia mengusulkan adanya sistem atau tempat transaksi resmi agar seluruh aktivitas jual beli sarang walet dapat tercatat dengan baik.

“Kalau transaksi terpusat, pajak lebih mudah ditarik,” pungkasnya. (hmd/adv/arp) 

 

Editor : Nurismi
#potensi sarang walet #pajak #DPRD Berau #pemkab berau