Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

DPRD Berau Dukung Penuh Kewajiban Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji demi Kesehatan Masyarakat

Nurismi • Senin, 27 April 2026 | 18:58 WIB
DUKUNG NUTRI LEVEL: Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina mendukung penerapan Nutri Level pada makanan kemasan, sebagai deteksi dini dan pencegahan bagi konsumen untuk menakar konsumsi GGL Per Hari. (SENO/BP)
DUKUNG NUTRI LEVEL: Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina mendukung penerapan Nutri Level pada makanan kemasan, sebagai deteksi dini dan pencegahan bagi konsumen untuk menakar konsumsi GGL Per Hari. (SENO/BP)

BERAU POST - Rencana Menteri Kesehatan untuk mewajibkan pencantuman label Nutri Level pada makanan siap saji skala besar mendapat respons positif dari DPRD Berau.

Kebijakan ini dinilai penting untuk memberikan informasi jelas kepada masyarakat terkait kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam produk makanan yang dikonsumsi.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan terobosan yang baik dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi sehat. “Itu sangat bagus, kita jadi tahu kandungan GGL,” ujarnya.

Menurutnya, transparansi informasi gizi menjadi hal yang krusial, terutama di tengah meningkatnya konsumsi makanan siap saji.

Dengan adanya label tersebut, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih makanan, sekaligus memahami dampaknya terhadap kesehatan.

Elita menilai, kebijakan serupa sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan di sejumlah negara maju. Oleh karena itu, penerapan di Indonesia dinilai sebagai langkah yang tepat untuk mengejar ketertinggalan dalam perlindungan konsumen. “Di luar negeri itu sudah ada, jadi memang seharusnya kita juga mulai,” katanya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap generasi muda dari paparan makanan dengan kandungan GGL tinggi.

Menurutnya, kebiasaan konsumsi yang tidak sehat sejak usia dini dapat berdampak jangka panjang terhadap kondisi kesehatan. “Ini juga untuk melindungi anak-anak kita,” tegasnya.

Ia mengakui, saat ini tren penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi semakin meningkat, bahkan pada usia yang relatif muda. Kondisi ini, menurutnya, menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih serius dalam melakukan langkah pencegahan.

“Sekarang ini kan ngeri, banyak penyakit muncul karena pola makan,” lanjutnya.

Selain itu, Elita juga mendorong agar kebijakan ini diiringi dengan edukasi kesehatan yang masif kepada masyarakat. Ia menilai, keberadaan label saja tidak cukup tanpa adanya pemahaman yang baik dari masyarakat mengenai arti dan dampak dari kandungan GGL tersebut.

“Kita dorong juga edukasi kesehatan, supaya masyarakat paham dan bisa menjaga sejak dini,” jelasnya.

Komisi I DPRD Berau, lanjutnya, secara prinsip mendukung penuh rencana tersebut. Ia berharap kebijakan ini dapat segera direalisasikan dan diterapkan secara konsisten, khususnya pada pelaku usaha makanan skala besar.

“Kita dukung rencana itu, karena tujuannya jelas untuk kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#nutri level #DPRD Berau #label