Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Jangan Sampai Salah Sasaran! DPRD Berau Desak Seleksi Beasiswa 2026 Harus Transparan dan Selektif

Beraupost • Kamis, 12 Maret 2026 | 09:55 WIB

Thamrin, Anggota Komisi I DPRD Berau. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Thamrin, Anggota Komisi I DPRD Berau. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Pembukaan program Beasiswa Berau kembali mendapat perhatian dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin meminta program tersebut benar-benar dapat menjangkau pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Menurutnya, program beasiswa yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Berau merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Namun, ia menekankan agar pelaksanaannya dilakukan secara selektif dan tepat sasaran.

“Program beasiswa ini harus benar-benar menyasar pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan,” ujarnya.

Thamrin menjelaskan, program tersebut tidak hanya sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Dengan memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas, diharapkan lahir generasi muda Berau yang memiliki kapasitas dan daya saing yang baik.

Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah ke depan.

Terlebih, Berau memiliki potensi besar di berbagai sektor yang memerlukan tenaga kerja terampil dan berpendidikan.

“Beasiswa ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Berau,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Hal ini penting agar program tersebut tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat serta benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang layak menerima.

Selain itu, Thamrin juga berharap pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program beasiswa setiap tahunnya.

Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan efektivitas program sekaligus memperbaiki kekurangan yang mungkin muncul dalam proses pelaksanaannya.

“Evaluasi harus terus dilakukan agar program ini semakin baik dan tepat sasaran,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan program beasiswa tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi perkembangan sumber daya manusia di daerah.

Thamrin juga menekankan para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Supaya bantuan pendidikan yang diberikan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi akademik maupun pengembangan diri.

“Mahasiswa penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam jangka panjang program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Berau yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki komitmen untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia, Thamrin optimistis Kabupaten Berau dapat terus berkembang dan maju di berbagai sektor pembangunan.

“Peningkatan kualitas SDM menjadi kunci untuk mendorong kemajuan Berau di masa depan,” tandasnya. (sen/arp)

Editor : Nurismi