Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bisa Bantu Ekonomi Keluarga, Sri Kumalasari Ajak Perempuan Berau Berani Mulai Usaha Mandiri

Beraupost • Senin, 9 Maret 2026 | 18:05 WIB

Anggota DPRD Berau, Sri Kumalasari. (BERAU POST)
Anggota DPRD Berau, Sri Kumalasari. (BERAU POST)

BERAU POST – Pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang digerakkan oleh perempuan dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi keluarga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, dukungan pemerintah terhadap sektor ini dinilai perlu terus ditingkatkan.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, menilai perempuan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha secara mandiri, bahkan dari lingkungan rumah tangga. Menurutnya, banyak perempuan yang tetap ingin produktif meskipun telah berumah tangga.

“Masih banyak perempuan yang ingin tetap bekerja walaupun sudah berkeluarga,” ujarnya belum lama ini.

Sri Kumalasari menilai, kondisi tersebut menunjukkan adanya semangat kemandirian dari kaum perempuan untuk membantu perekonomian keluarga. Karena itu, menurutnya pemerintah perlu memberikan perhatian lebih agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.

Ia menjelaskan, UMKM yang dijalankan perempuan seringkali dimulai dari skala kecil dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki, seperti usaha kuliner, kerajinan tangan hingga berbagai produk rumahan lainnya.

Dengan dukungan yang tepat, usaha-usaha tersebut berpeluang berkembang menjadi sumber pendapatan yang stabil.

“Perempuan harus tetap bisa produktif meskipun dari rumah,” katanya.

Menurut Mala sapaan akrabnya, langkah pemberdayaan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah secara keseluruhan. Ketika UMKM tumbuh, maka aktivitas ekonomi lokal juga ikut bergerak.

Ia menilai pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan UMKM, khususnya yang dikelola oleh perempuan.

Bentuk dukungan tersebut dapat berupa pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga kemudahan akses permodalan.

“Bantuan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Selain itu, ia menilai keberadaan program pembinaan dan fasilitas usaha yang memadai juga dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk serta memperluas pasar.

Hal ini penting agar usaha yang dijalankan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi saat ini.

“Ini penting untuk mendorong potensi dan keberlangsungan usaha lokal,” lanjutnya.

Mala menegaskan, peningkatan dukungan terhadap UMKM perempuan juga akan memberikan dampak sosial yang positif.

Dengan memiliki usaha sendiri, perempuan dapat lebih mandiri secara ekonomi sekaligus membantu menopang kebutuhan rumah tangga.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Berau, dapat menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak pada penguatan UMKM, khususnya yang dikelola oleh perempuan.

Dukungan tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang usaha baru serta meningkatkan daya saing pelaku UMKM lokal.

“Pemerintah perlu menyediakan fasilitas, pelatihan dan akses permodalan yang lebih luas,” tandasnya.

Menurutnya, dengan dukungan yang berkelanjutan, pelaku UMKM perempuan di Berau tidak hanya mampu bertahan di tengah tantangan ekonomi, tetapi juga berkembang menjadi penggerak ekonomi lokal yang semakin kuat. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#perempuan #berdaya ekonomi #kesetaraan gender