Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Anggaran Dipangkas, DPRD Minta OPD Berau "Jemput Bola" ke Pusat Demi Ketahanan Pangan

Beraupost • Senin, 16 Februari 2026 | 12:55 WIB
Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi. (BERAU POST)
Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi. (BERAU POST)

BERAU POST – Ketahanan pangan di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian serius legislatif.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi menegaskan pentingnya langkah konkret dan terukur dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi sektor pangan, agar lebih peka terhadap tantangan yang dihadapi daerah.

Menurutnya, ketahanan pangan bukan sekadar wacana atau program tahunan, melainkan kebutuhan mendasar yang menyangkut hajat hidup masyarakat.

Terlebih di tengah dinamika ekonomi dan kondisi fiskal yang sedang mengalami penyesuaian anggaran, sektor pangan harus tetap menjadi prioritas.

“OPD terkait harus lebih peka. Jangan hanya menunggu, tetapi harus aktif mencari solusi dan strategi untuk memperkuat ketahanan pangan kita,” tegasnya.

Sumadi menilai, Berau memiliki potensi sumber daya alam dan lahan yang cukup besar untuk dikembangkan.

Namun potensi tersebut perlu dikelola secara optimal melalui perencanaan yang matang, inovasi program, serta sinergi lintas sektor.

Ia mendorong agar dinas-dinas terkait tidak hanya fokus pada program rutinitas, tetapi juga berani melakukan terobosan.

Mulai dari penguatan sektor pertanian, perikanan, hingga pemberdayaan petani dan kelompok tani lokal agar lebih mandiri dan produktif.

Dalam situasi pemangkasan anggaran yang tengah terjadi, ia mengakui ruang fiskal daerah menjadi lebih terbatas. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk stagnan.

“Justru di saat seperti ini, OPD harus lebih aktif dan kreatif. Harus mampu merayu pemerintah provinsi hingga pusat agar dapat membantu mengucurkan anggaran ke daerah,” ujarnya.

Ia menilai, langkah “menjemput bola” menjadi kunci. Pemerintah daerah melalui OPD teknis harus intens membangun komunikasi, menyusun proposal yang kuat, serta memastikan program-program ketahanan pangan di Berau masuk dalam skala prioritas provinsi maupun nasional.

Upaya tersebut ditegaskannya perlu dilakukan demi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Ketahanan pangan yang kuat akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat serta menekan potensi gejolak ekonomi.

Sumadi juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal kebijakan pangan.

DPRD, katanya, siap mendukung program-program yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan berorientasi pada hasil nyata.

“Kita tidak ingin hanya bergantung pada pasokan dari luar. Berau harus mampu memperkuat produksi lokal dan mengoptimalkan potensi yang ada,” pungkasnya.(aky/arp)

Editor : Nurismi
#ketahanan pangan #DPRD Berau