Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Berau Minim Alat Deteksi Bencana, DPRD Soroti Ancaman Banjir di Hulu dan Gelombang Tinggi di Pesisir

Beraupost • Selasa, 13 Januari 2026 | 10:50 WIB
Anggota DPRD Berau, Thamrin.
Anggota DPRD Berau, Thamrin.

BERAU POST – Bumi Batiwakkal, sebutan bagi Kabupaten Berau, hingga kini dinilai masih minim sarana dan prasarana alat deteksi dini bencana.

Mulai dari alat pendeteksi gelombang laut hingga sistem peringatan dini lainnya, kondisinya masih jauh dari kata memadai.

Hal tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin. Ia menilai, sebagai daerah yang memiliki wilayah pesisir cukup panjang serta kawasan hulu yang rawan banjir, Berau sudah seharusnya dilengkapi dengan alat deteksi bencana yang memadai.

“Berau ini wilayahnya luas, ada pesisir dan ada hulu. Tapi alat deteksi bencana, termasuk deteksi gelombang laut, masih sangat minim. Ini tentu menjadi perhatian serius,” ujar Thamrin.

Menurutnya, pemasangan alat deteksi gelombang di wilayah pesisir Berau sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Apalagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memprediksi adanya potensi tsunami yang bisa saja terjadi di wilayah pesisir Berau.

“Seharusnya alat deteksi gelombang itu sudah terpasang. Jika terjadi sesuatu, alat tersebut bisa berfungsi sebagai alarm peringatan dini bagi masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya di wilayah pesisir, Thamrin juga menyoroti kondisi di kawasan hulu Berau yang kerap dilanda banjir. Ia menilai persoalan banjir yang berulang seharusnya segera mendapat penanganan serius dan menjadi prioritas pemerintah daerah. Untuk itu, ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau agar lebih aktif melakukan koordinasi dengan BMKG, terutama terkait pemantauan cuaca dan potensi bencana. Pasalnya, BMKG memiliki peralatan dan data yang dapat dimanfaatkan sebagai langkah antisipasi dini.

“BPBD harus menjalin koordinasi yang intens dengan BMKG, karena mereka punya alat dan data terkait cuaca dan potensi bencana. Ini penting untuk meminimalisir risiko,” tegasnya.

Thamrin pun mendorong Pemerintah Kabupaten Berau agar segera menganggarkan pengadaan alat deteksi dini bencana tersebut.

Menurutnya, keberadaan alat tersebut sangat vital demi keselamatan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana.

“Ini menyangkut keselamatan warga. Pemkab Berau harus segera berkoordinasi dan menganggarkan pengadaan alat deteksi bencana, karena ini sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#BMKG Berau #alat deteksi bencana #Minim Anggaran