Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Beras Lokal Buyung-Buyung Berpotensi Unggul, DPRD Dorong Distribusi Merata Sampai ke Bidukbiduk

Beraupost • Jumat, 5 Desember 2025 | 11:25 WIB
BERAS LOKAL: Legislatif mendorong produksi dan distribusi beras lokal lebih merata dan masuk pada wilayah-wilayah Berau, untuk mendorong konsumsi beras lokal. (SENO/BP)
BERAS LOKAL: Legislatif mendorong produksi dan distribusi beras lokal lebih merata dan masuk pada wilayah-wilayah Berau, untuk mendorong konsumsi beras lokal. (SENO/BP)

BERAU POST – Dorongan untuk memaksimalkan potensi beras lokal kembali disuarakan DPRD Berau.

Anggota Komisi II, Sutami, meminta pemerintah daerah memberi perhatian lebih serius terhadap promosi, pengemasan, hingga distribusi beras produksi petani lokal agar mampu bersaing dengan produk dari luar daerah.

Menurutnya, berbagai potensi pertanian di kampung-kampung selama ini sudah berjalan, namun belum memiliki daya saing yang kuat terutama dalam hal pemasaran.

Ia menilai, kualitas beras lokal sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, hanya saja perlu didorong dengan strategi promosi yang lebih terukur.

“Kami mendorong pemerintah untuk mulai mempromosikan beras lokal agar lebih banyak dikenal masyarakat,” ujarnya.

Salah satu poin penting yang disorot soal pengemasan. Sutami menilai tampilan kemasan sangat memengaruhi minat beli konsumen, terutama ketika produk ingin masuk ke pasar modern.

Menurutnya, petani lokal membutuhkan dukungan dalam merancang kemasan yang lebih menarik dan memenuhi standar penjualan.

Ia juga menyinggung potensi beras lokal dari Kampung Buyung-Buyung yang sudah cukup baik, namun belum mendapat dukungan maksimal dari sisi pemasaran.

Apabila digarap lebih serius, Sutami yakin beras tersebut bisa menembus pasar ritel modern di Berau.

“Kalau dikelola baik, beras lokal seperti dari Buyung-Buyung bisa masuk ke retail dan lebih dikenal,” lanjutnya.

Tak hanya soal promosi dan kemasan, distribusi yang merata juga menjadi perhatian. Sutami berharap beras lokal dapat tersedia hingga ke wilayah pesisir seperti Bidukbiduk, sehingga masyarakat di kecamatan tersebut tidak selalu bergantung pada beras dari luar daerah.

Dengan demikian, perputaran ekonomi petani lokal pun dapat meningkat.

“Saya ingin warga di Bidukbiduk juga bisa konsumsi beras lokal agar kita tidak terus bergantung pada beras luar,” sambungnya.

Sutami menegaskan, pemberdayaan beras lokal bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga bentuk dukungan konkret terhadap petani.

Ia menilai, pemerintah dapat memanfaatkan berbagai program pembinaan UMKM, bantuan alat pascapanen, hingga kerja sama dengan pelaku ritel untuk memperluas jangkauan pemasaran produk beras lokal.

Diharapkan, dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan petani, produksi beras lokal Berau dapat menjadi komoditas unggulan yang benar-benar dikenal masyarakatnya sendiri.

Sutami menilai, keberpihakan pada produk lokal akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani serta penguatan ekonomi daerah. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#beras #Kabupaten Berau #lokal