BERAU POST – Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga menyerukan agar Pemkab Berau segera memperkuat sistem keselamatan di wilayah pesisir.
Salah satunya dengan memasang keberadaan alat pendeteksi bencana laut.
Menurutnya, alat pendeteksi dini bencana laut yang dimaksud seperti sensor gelombang tinggi, alat ukur kecepatan angin, serta sistem peringatan badai yang bisa memberi sinyal bahaya sebelum kejadian besar terjadi.
“Masyarakat pesisir kita mayoritas hidup dari laut. Mereka berangkat pagi buta, kadang pulang saat malam tiba. Keselamatan mereka harus jadi prioritas,” ucapnya.
“Kalau ada sistem pendeteksi dini, nelayan bisa mendapat informasi lebih cepat dan mengambil keputusan yang lebih aman sebelum melaut,” tambahnya kepada awak media ini.
Diingatkan Saga, teknologi secanggih apa pun tak akan berarti jika masyarakat mengabaikan peringatan cuaca yang rutin dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Apalagi banyak kasus kecelakaan laut terjadi bukan semata karena faktor alam, tetapi juga karena rendahnya kewaspadaan dan minimnya informasi cuaca ekstrem di kalangan nelayan.
“Jangan memaksakan diri demi mengejar tangkapan ikan, karena keselamatan jauh lebih penting. Jangan sampai niat mencari rezeki malah berujung petaka,” tegasnya.
Selain pemasangan alat pendeteksi dini, Saga juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi.
Dinas Perikanan, Basarnas, dan BPBD Berau dituntut untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keselamatan masyarakat pesisir.
Koordinasi itu, katanya, bisa dimulai dari pemetaan wilayah rawan bencana laut, pelatihan evakuasi cepat bagi nelayan, hingga penyediaan jalur komunikasi darurat di setiap titik pesisir yang rawan cuaca buruk.
“Sering kali yang jadi masalah bukan hanya bencananya, tapi lambatnya respons karena tak ada komunikasi yang efektif di lapangan. Ini yang harus diperbaiki. Sistem komunikasi darurat bisa jadi penyelamat di saat-saat kritis,” kata Saga.
Politikus PPP ini menilai, upaya memperkuat keselamatan laut bukan hanya soal perlindungan nyawa, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan sektor perikanan di Berau.
Dengan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan yang baik, nelayan dapat bekerja dengan lebih tenang, hasil tangkapan bisa lebih optimal, dan ekonomi pesisir pun tumbuh lebih stabil.
“Kita ingin masyarakat pesisir hidup sejahtera, tapi juga aman. Jangan sampai mereka terus dihantui ketakutan setiap kali turun ke laut,” ujarnya.
“Keselamatan nelayan adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan tunggu ada korban lagi baru kita bergerak,” tutupnya.(aky/arp)
Editor : Nurismi