Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dorong Kesejahteraan, DPRD Berau Minta Pemda Fokus Inventarisasi Potensi Kampung

Beraupost • Kamis, 13 November 2025 | 14:45 WIB
Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung. (SENO/BP)
Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung. (SENO/BP)

BERAU POST – Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi kampung mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendorong pemerintah daerah untuk lebih fokus dalam menginventarisasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap kampung, agar dapat dimaksimalkan melalui berbagai program nasional yang sedang berjalan.

Menurutnya, potensi kampung di Kabupaten Berau sangat beragam. Mulai dari pertanian, perikanan, hingga sektor pariwisata yang semuanya dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat jika dikelola dengan baik.

“Dengan program nasional yang berjalan, kita harus memaksimalkannya. Apa yang menjadi potensi kampung, fokus dikembangkan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyatnya,” terangnya.

Nurung menilai, salah satu kunci keberhasilan pembangunan kampung adalah kemampuan pemerintah daerah dalam memetakan potensi yang ada secara menyeluruh.

Dengan demikian, program pembangunan yang dilaksanakan tidak bersifat umum, melainkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah.

Ia mencontohkan beberapa program pemerintah pusat yang dapat disinergikan dengan potensi lokal, seperti Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, dan program Ketahanan Pangan.

“Kami minta pemerintah daerah juga menginventarisasi potensi-potensi kampung, dan bisa dimaksimalkan melalui program-program pemerintah yang berjalan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui sinergi yang baik antara pemerintah daerah, kampung, dan lembaga pendukung seperti BUMDes, pengembangan ekonomi lokal dapat berjalan lebih cepat.

Selain meningkatkan taraf hidup warga, hal ini juga berpotensi mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial.

Nurung berharap agar setiap kampung di Berau memiliki identitas ekonomi yang kuat sesuai potensi unggulannya, sehingga ke depan mampu berdiri mandiri secara finansial.

Ia juga menegaskan pentingnya pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat agar potensi yang dimiliki benar-benar bisa diolah menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi warga kampung.

Sebelumnya, beberapa potensi kampung dinilai masih belum optimal. Misalnya pengolahan pupuk organik cair Porinka yang masih menjumpai beberapa permasalahan.

Koordinator Pendamping Sigap Batu Putih, Ricky Sandi Kurniawan, mengatakan bahwa pengembangan Porinka berawal pada 2019 dan terus berkembang hingga kini.

Produk ini merupakan hasil kerja sama antara Pendamping Kampung Sigap, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), serta Gapoktan Margo Utomo.

“Kerja sama ini membuat produk makin dikenal dan pesanan dari berbagai daerah terus berdatangan,” terangnya.

Menurut Ricky, saat ini masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi para pengelola, terutama terkait fasilitas produksi.

Ia menjelaskan bahwa gudang penyimpanan belum memenuhi standar, sementara peralatan masih terbatas sehingga proses pengolahan dilakukan secara manual. Meski demikian,

pendampingan terus dilakukan, baik dalam aspek produksi, pemasaran, hingga pengelolaan media promosi daring. (sen/sam)

Editor : Nurismi
#potensi #pariwisata #DPRD Berau #kampung