BERAU POST – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pertama di Berau diapresiasi Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong.
SPPG akan menyalurkan lebih dari 1.600 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya kepada siswa di wilayah Tanjung Redeb.
Peri menilai kehadiran SPPG merupakan langkah nyata dalam mendukung program nasional MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo.
Menurutnya, langkah ini menjadi titik awal penting, untuk memastikan anak-anak di Berau mendapatkan gizi yang seimbang.
“Ini kabar baik untuk anak-anak kita,” ujarnya kepada awak Berau Post, belum lama ini.
Dia berharap kehadiran penyedia MBG tidak hanya berhenti di Tanjung Redeb, tapi bisa segera meluas ke kecamatan lain.
“Kami ingin anak-anak di wilayah lain juga bisa segera merasakan manfaatnya,” katanya.
Peri meminta masyarakat yang belum kebagian program ini untuk bersabar. Ia menjelaskan, Pemerintah Pusat maupun daerah masih menjalankan program secara bertahap, baik dari sisi penyediaan sarana maupun tenaga pelaksana.
Di sisi lain, Peri juga mengingatkan agar pihak pelaksana program benar-benar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa kualitas makanan yang diberikan harus sesuai dengan tujuan utama, yakni menyediakan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda.
“Jangan asal disalurkan, harus sesuai cita-cita Presiden melalui program MBG ini,” tegasnya.
Terkait adanya sejumlah persoalan teknis dan kasus di daerah lain yang sempat muncul dalam pelaksanaan MBG, Peri mengingatkan agar hal itu dijadikan pembelajaran berharga. Ia tidak ingin permasalahan serupa terjadi di Kabupaten Berau.
Peri menegaskan, keberhasilan program MBG bukan hanya dilihat dari jumlah porsi yang disalurkan, tetapi juga dari kualitas makanan serta keberlanjutan penyediaannya.
Untuk itu dia mengajak seluruh pihak baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk turut mengawasi jalannya program agar berjalan sesuai harapan.
“Kalau semua komitmen, saya yakin program ini akan sukses di Berau,” tutupnya. (sen/sam)
Editor : Nurismi