Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Cegah Karhutla Meluas, DPRD Berau Minta Pemerintah, Perusahaan, dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Beraupost • Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:05 WIB
Anggota DPRD Berau, Thamrin.
Anggota DPRD Berau, Thamrin.

BERAU POST – Anggota DPRD Berau dari Komisi I, Thamrin, mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat melanda Bumi Batiwakkal -sebuatan Kabupaten Berau beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak boleh dianggap remeh dan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah.

“Karhutla ini sudah tergolong sebagai bencana nasional. Maka penanganannya harus melibatkan semua pihak, bukan hanya pemerintah, tapi juga TNI, Polri, BPBD sebagai koordinator, serta dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya kepada awak media ini.

Menurutnya, pendekatan penanggulangan karhutla tidak bisa bersifat reaktif. Pemerintah daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), harus mulai mengambil langkah antisipatif bahkan sebelum api muncul.

Salah satunya dengan menyusun rencana pra-bencana berdasarkan prakiraan musim kemarau dari BMKG.

“Begitu memasuki musim kemarau, BPBD harus sudah bergerak cepat. Jangan tunggu api membesar dulu baru bertindak. Koordinasi lintas sektor sangat penting dilakukan sejak dini karena itu yang nantinya akan menjadi langkah awal,” tuturnya.

Tak hanya menyoroti peran pemerintah, Thamrin juga mengingatkan tanggung jawab besar yang diemban oleh perusahaan, terutama yang beroperasi di wilayah rawan karhutla seperti sektor perkebunan dan kehutanan.

Ia menekankan bahwa perusahaan harus aktif dalam menjaga konsesi mereka, serta lingkungan sekitar. Ini termasuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran, seperti alat pemadam, tim reaksi cepat, dan sistem pemantauan.

“Perusahaan tidak boleh lepas tangan. Mereka wajib menjaga wilayahnya, karena itu adalah salah satu tanggung jawab dari mereka juga untuk membantu tim gabungan dalam menjaga jangan sampai terjadinya karhutla semakin meluas,” katanya.

Thamrin pun mendorong adanya sinergi nyata antara semua elemen – mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat adat, hingga pelaku usaha agar ancaman karhutla bisa ditangani secara efektif dan dampaknya dapat ditekan seminimal mungkin.

“Jika semua pihak bersinergi dan bertanggung jawab sesuai porsi masing-masing, saya yakin kita bisa mengurangi dampak karhutla secara signifikan,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#Kabupaten Berau #karhutla #DPRD Berau