Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

DPRD Berau Soroti Maraknya Ilegal Fishing di Bidukbiduk: Minta Provinsi dan Aparat Turun Tangan!

Beraupost • Rabu, 9 Juli 2025 | 13:15 WIB

 

Sumadi, Ketua DPD PKS Berau. (SENO/BP)
Sumadi, Ketua DPD PKS Berau. (SENO/BP)

BERAU POST - Kecamatan Bidukbiduk, menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyatakan bahwa pihaknya menanggapi laporan-laporan masyarakat terkait praktik ilegal tersebut dengan serius.

Ia menekankan perlunya koordinasi lintas instansi untuk mencegah semakin meluasnya kerusakan sumber daya laut akibat penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.

“Sekarang kelautan itu pengawasannya di Provinsi,” ujarnya.

“Tapi nanti kita coba koordinasi melalui OPD di Berau, untuk apa bagaimana menghentikan ilegal fishing sekarang ini,” sambungnya.

Sumadi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang saat ini memiliki kewenangan dalam pengawasan kelautan, agar segera menurunkan tim pengawas ke lapangan.

“Kita mau menindak, kewenangannya memang di sana, provinsi,” tambahnya.

Ia juga berharap peran aktif dari aparat penegak hukum untuk memperkuat langkah pengawasan dan penindakan di lapangan.

“Kami harap TNI-Polri bisa turun untuk menindak,” tegasnya.

Lebih jauh, Sumadi menegaskan pentingnya menjaga potensi kelautan dan perikanan Berau, yang dinilai sangat besar baik untuk konsumsi domestik maupun untuk keperluan ekspor.

“Potensi perikanan kita luar biasa, baik domestik dan mutu ekspor. Ini menjadi atensi kita untuk ke depannya,” tutupnya.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret bersama pihak terkait agar ekosistem laut Berau tetap terjaga, sekaligus menjamin keberlanjutan ekonomi nelayan yang selama ini menggantungkan hidup dari laut.

Sebelumnya, Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan Bidukbiiduk digelar beberapa waktu lalu, di Kantor Camat Bidukbiduk.

Rapat tersebut membahas maraknya laporan dugaan aktivitas penangkapan ikan ilegal (ilegal fishing) di perairan Bidukbiduk, yang berasal dari seluruh kampung di wilayah itu. 

Camat Bidukbiduk, Hasmawi, menyampaikan bahwa keluhan dari enam kampung di kecamatan tersebut hampir seluruhnya berkaitan dengan praktik ilegal fishing oleh nelayan luar daerah.

“Hampir semua kampung mengeluh soal nelayan luar Berau yang diduga melakukan ilegal fishing,” ujarnya. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#kerusakan #sumber daya laut #kaltim #ilegal fishing