Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tak Perlu Relokasi Seluruh PKL Saat Pengerjaan Revitalisasi Tepian Pulau Derawan

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Selasa, 23 April 2024 | 08:54 WIB
DITATA BERTAHAP: Tahun ini Tepian Pulau Derawan akan direvitalisasi pemerintah.
DITATA BERTAHAP: Tahun ini Tepian Pulau Derawan akan direvitalisasi pemerintah.

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menilai penataan Tepian Teratai, Jalan Pulau Derawan tak perlu merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) besar-besaran.

Ia mengatakan, telah bertemu dengan beberapa pihak membahas hal tersebut. Di antaranya konsultan dan pelaksana pekerjaan. “Rasanya tidak perlu relokasi massal PKL di sana,” terangnya, Senin (22/4).

Pengerjaannya, ia menyebut bisa dilakukan secara sebagian terlebih dahulu. Misalnya pengerjaan yang akan dilakukan sepanjang 100 meter, maka dikerjakan sepanjang 50 meter terlebih dahulu, dengan merelokasi PKL ke sisi bagian yang tidak dikerjakan.

“Mereka kan tidak sepadat penjual di Jalan Ahmad Yani, sehingga bisa diatur bergeser bertahap saja,” paparnya.

Sebab, menurut Sakirman, para PKL bisa diatur untuk bergeser hingga Jalan Pulau Sangalaki saat pengerjaan dilakukan di Jalan Pulau Derawan. Sehingga, hal itu tak perlu dilakukan relokasi besar-besaran.

“Kami sudah komunikasi dengan DPUPR juga, relokasi bertahap itu sampai ke belakang pelabuhan, kan tidak terlalu banyak kendaraan lalu lalang di sana,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Junaidi mengatakan, DPUPR Berau siap melaksanakan revitalisasi Tepian Teratai Jalan Pulau Derawan.

“Kami siap saja, terkait teknis yang dimaksud nanti juga akan ada pembahasan bersama OPD terkait,” terangnya.

Dikatakan Junaidi juga, pengerjaan ini tidak akan sekali waktu menyelesaikan sepanjang Pulau Derawan. Sebab, melihat kemampuan anggaran yang ada. Dikatakannya, kurang lebih penanganan tahun ini berkisar hingga 700 meter.

“Kalau memang itu jalan terbaik, tentu pasti akan diterapkan. Kami pada dasarnya menunggu arahan saja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bagian Pembangunan, Setkab Berau, Ismiyanto menuturkan, saat ini telah dibahas desain kawasan pedestrian untuk Jalan Pulau Derawan. Selain desain perencanaan, juga nantinya pekerjaan fisik akan dilaksanakan tahun ini yang menelan anggaran mencapai Rp 34 miliar.

“Saat ini kan memang sedang perencanaan kawasan pedestrian itu,” ujarnya pada Maret lalu.

Nantinya, dengan anggaran yang cukup fantastis itu, pemerintah bakal menata kawasan perawatan tepian sungai atau riverside di perkotaan Berau dengan berbagai fasilitas penunjang yang diterapkan di Tepian Sungai Segah, Jalan Ahmad Yani.

“Nanti kan ada penataan perwajahan sungai, ikonik di sana hingga landmark,” terangnya.

Selain itu, pemerintah bakal menata Tepian Teratai Pulau Derawan supaya memiliki Ruang Bermain Anak (RBA) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta penataan Pedagang Kali Lima (PKL) di sana.

“Jadi penanganannya akan menyeluruh, termasuk pembangunan dan penataan ruangnya,” terangnya.

Terkait penataan PKL, Ismi-sapaan akrabnya menyebut antara PKL di Tepian Teratai dan PKL di Tepian Sungai Segah memiliki porsi permasalahan masing-masing yang akan dicarikan jalan keluarnya. Hal ini tentu menjadi komitmen Pemkab Berau untuk menyelesaikannya tanpa merugikan pihak manapun.

“Mereka ini ada problemnya masing-masing yang akan kita cari solusi terbaiknya,” ungkapnya. (sen/arp)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #wisata kuliner #Tepian #pkl