TANJUNG REDEB - Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Ichsan Rapi mendorong Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Berau untuk lebih giat mengajak masyarakat membaca di perpustakaan.
Dalam melakukan upaya peningkatan literasi tersebut, menurutnya jangan hanya menunggu masyarakat untuk datang ke Perpustakaan Daerah. Tapi lebih banyak mengajak untuk gemar membaca.
Dia yang sekaligus sebagai Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Berau, terus mengimbau masyarakat untuk gemar membaca. Meski diakuinya, membaca tidak harus dilakukan di perpustakaan. Tapi bisa dilakukan di mana saja.
“Gemar membaca ini yang harus disosialisasikan oleh instansi terkait sejak dini,” ucapnya, Kamis (8/2).
Perpustakaan daerah dinilainya perlu kembali berbenah. Terutama dalam menghadirkan suasana yang nyaman kepada para pengunjung. Koleksi buku-buku yang ada harus terus diperbarui. Sehingga menarik minat baca masyarakat.
“Hadirkan buku yang update dan bagus di perpustakaan apalagi sekarang juga sudah banyak buku digital,” jelasnya.
Oleh karenanya, inovasi seperti ruang baca terbuka seharusnya lebih diperbanyak lagi. Bahkan, kalau bisa Dispusip harus banyak mengadakan event mendongeng atau membaca puisi. Serta mengundang anak sekolah untuk berkunjung ke perpustakaan.
“Sasarannya bisa dari pelajar yang masih TK dan SD, jadi sejak dini sudah dibiasakan untuk mengenal buku. Sehingga dapat meningkatkan literasi,” terangnya.
Gemar membaca harus ditanamkan sejak dini. Dengan memberikan edukasi bahwa pentingnya membaca sebagai gudang ilmu. Maka, fasilitas ruang untuk juga harus disesuaikan dengan anak. Seperti, kelengkapan fasilitas ruang bermain anak dan buku-buku khusus anak.
“Jangan membuat suasana perpustakaan seperti museum. Kalau bisa membaca buku bisa sambil bersantai,” ucapnya.
Terpisah, Pustakawan Ahli Muda Dispusip Berau, Arliana menyampaikan sepanjang 2023 terdapat 8.845 pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan daerah. Diungkapkannya itu sedikit menurun dari tahun 2022 lalu. Di mana pihaknya banyak mengadakan bulan kunjungan perpustakaan.
“Sedangkan, tahun 2023 ini tidak ada kegiatan bulan kunjung perpustakaan, karena bersamaan dengan kegiatan Tour Library se-Kaltim,” bebernya.
Untuk saat ini ia mengakui belum ada tambahan inovasi. Namun, pihaknya akan memaksimalkan semua program yang telah ada. Melalui program, kegiatan dan anggaran yang ada, Dispusip terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan perpustakaan. (*/aja/arp)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi