BerauPost - Yogurt adalah salah satu produk olahan susu yang sudah lama dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama untuk pencernaan.
Proses fermentasi yang melibatkan bakteri baik membuat yogurt kaya akan probiotik, yaitu mikroorganisme yang dapat membantu menjaga keseimbangan flora usus, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga memperbaiki metabolisme tubuh.
Teksturnya yang lembut dan rasa asam segarnya membuat yogurt menjadi pilihan favorit untuk dikonsumsi langsung, dijadikan topping salad, hingga bahan campuran dalam berbagai resep sehat.
Salah satu jenis yogurt yang kini semakin populer adalah Greek yogurt. Dibandingkan yogurt biasa, Greek yogurt memiliki tekstur yang lebih kental, rasa yang lebih tajam, dan kandungan protein yang lebih tinggi.
Karena proses penyaringannya yang lebih lama, Greek yogurt juga memiliki kandungan air (whey) yang lebih sedikit sehingga terasa lebih creamy.
Meski banyak dijual di pasaran, membuat Greek yogurt sendiri di rumah bisa jadi pilihan yang lebih hemat dan sehat karena kamu bisa mengontrol bahan-bahannya.
Dilansir dari youTube Syifa HealthyFood, berikut ini adalah resep membuat Greek yogurt homemade tanpa mesin, cukup menggunakan peralatan dapur sederhana!
Bahan-Bahan:
- Susu UHT tawar (plain) 700–1000 ml (gunakan yang belum ada tambahan gula)
- Starter yogurt: Greek yogurt plain (contoh: Biokul) sebanyak 80 gram
Alat-Alat:
- Teflon atau panci susu
- Termometer dapur (opsional)
- Termos makanan/termos susu
- Toples kaca
- Plastik wrap/lakban (untuk menutup toples)
- Oven (dalam keadaan mati, hanya sebagai tempat inkubasi)
- Sendok, wadah, corong (opsional)
Cara membuat:
1. Siapkan panci atau teflon lalu tuangkan susu UHT tawar sebanyak 700–1000 ml ke dalamnya. Pastikan susu yang digunakan adalah susu tanpa tambahan gula dan tidak dicampur bahan lain.
2. Panaskan susu di atas kompor dengan api sedang cenderung kecil. Aduk perlahan dan terus-menerus agar panasnya merata dan tidak sampai mendidih.
3. Setelah kurang lebih 5 menit atau saat susu mulai mengeluarkan uap, matikan api. Jika menggunakan termometer, suhu idealnya berada di kisaran 70–80°C.
4. Pindahkan susu panas ke dalam wadah lain dan biarkan hingga suhunya turun menjadi hangat kuku. Diamkan selama 20–25 menit agar suhunya tepat untuk ditambahkan starter.
5. Setelah suhu turun, tambahkan starter yogurt sebanyak 80 gram (bisa menggunakan Greek yogurt plain merek apa saja, seperti Biokul). Gunakan yogurt yang benar-benar plain tanpa gula atau perasa tambahan.
6. Aduk yogurt ke dalam susu hingga benar-benar tercampur rata. Pastikan tidak ada bagian yang menggumpal.
7. Tuangkan campuran susu dan yogurt ke dalam termos makanan atau ke dalam toples kaca bersih. Untuk memudahkan proses menuang ke termos, bisa menggunakan corong.
8. Jika menggunakan termos, cukup tutup rapat bagian atasnya. Jika menggunakan toples, tutup rapat dengan penutup dan lapisi lagi dengan plastik wrap atau lakban agar udara tidak masuk.
9. Simpan campuran tersebut di tempat yang hangat selama 12–18 jam. Jika menggunakan termos, cukup diamkan di suhu ruang. Jika menggunakan toples, letakkan di dalam oven dalam keadaan mati dan tutup oven dengan kain.
10. Setelah waktu fermentasi selesai, periksa hasilnya. Yogurt seharusnya sudah mengental dengan tekstur creamy. Yogurt dari termos biasanya lebih padat dan asam dibandingkan yang dari toples.
11. Masukkan yogurt ke dalam kulkas selama minimal 6 jam agar teksturnya lebih mantap dan segar saat dikonsumsi. Tandai tanggal pembuatan dan yogurt dapat bertahan hingga 3 minggu di dalam kulkas.
12. Greek yogurt homemade siap digunakan. Bisa untuk campuran salad buah, smoothies, atau sebagai pengganti margarin untuk resep-resep rendah kalori. Jika ingin rasa manis, tambahkan madu, gula nol kalori, atau pemanis alami lainnya. (jpg/smi)