BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Berau.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja bersama dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.
Penghargaan diberikan kepada perwakilan unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari tim pemadam BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), TNI-Polri, relawan, hingga sektor swasta.
Salah satu pihak swasta yang menerima penghargaan adalah PT Berau Coal yang turut mengerahkan personel dalam mendukung penanganan karhutla di lapangan yang menerima penghargaan seusai Upacara HUT ke-73 Kabupaten Berau di Lapangan Pemuda, Selasa (15/9).
Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam meminimalisir dampak kebakaran terhadap lingkungan maupun masyarakat.
“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh satuan tugas,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari TNI-Polri, BPBD, perusahaan swasta, serta pihak lainnya yang selama ini terlibat dalam penanganan karhutla.
“Termasuk Berau Coal atas kerja sama dan kepeduliannya,” katanya.
Sri Juniarsih menilai sinergi antarpihak menjadi kekuatan dalam menjaga kawasan hutan dan lahan di Kabupaten Berau.
Karena itu, penghargaan yang diberikan tidak hanya ditujukan kepada penerima secara individu, tetapi menjadi simbol penghormatan terhadap seluruh pihak yang telah bekerja di lapangan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi,” tuturnya.
Di sisi lain, Sri Juniarsih mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim rawan karhutla. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran.
“Mari menjaga hutan dan tidak melakukan pembakaran,” imbaunya.
Ia menegaskan, pembakaran lahan bukan hanya berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, pencegahan dinilai menjadi langkah penting untuk menekan kejadian karhutla.
Kepala Pelaksana BPBD Berau Masyhadi Mundi menjelaskan, keterlibatan sektor swasta dalam penanganan karhutla merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi pada 14 Agustus lalu. Dalam rakor tersebut, dunia usaha diminta memberikan dukungan berupa personel, peralatan, dan anggaran.
“Berau Coal kami apresiasi karena memenuhi dua dukungan,” jelasnya.
Dua dukungan tersebut berupa personel dan anggaran. Untuk personel, PT Berau Coal melalui tim tanggap daruratnya aktif mendukung penanganan di Posko Limunjan, Kecamatan Sambaliung.
Masyhadi menegaskan, pihak yang menerima penghargaan hanya merupakan perwakilan. Apresiasi tersebut juga ditujukan kepada seluruh unsur yang selama ini terlibat dalam penanganan karhutla.
Ke depan, BPBD berharap dukungan dunia usaha dapat terus berjalan, terutama dalam tiga aspek, yakni peralatan, personel, dan anggaran. Dukungan peralatan dinilai penting karena ketersediaan sarana penanganan karhutla milik pemerintah masih terbatas.
Emergency Response & Safety Services Department Head PT Berau Coal, Andi Henry Achmad, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Pemkab Berau.
Ia menyebut penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap sinergi berbagai pihak dalam menghadapi karhutla.
“Ini apresiasi atas sinergi berbagai pihak,” ujarnya.
PT Berau Coal turut berpartisipasi melalui Emergency Response Group (ERG) yang bersama tim gabungan mendukung pemantauan, penanganan di lapangan, serta koordinasi dalam merespons kejadian karhutla.
Andi menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Berau, BPBD, Damkar, aparat, masyarakat, dan seluruh pihak yang terlibat. Termasuk apresiasi juga untuk Mitra Kerja yang turut aktif dalam penanganan Karhutla di antaranya PT PAMA, PT BUMA, PT KDC, PT BAR, PT FAD, PT MTN, PT MTL, PT FAD, PT PMJ, PT PSG.
“Kolaborasi menjadi bagian penting,” tandasnya.
Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya mendukung respons terhadap kebakaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat di Kabupaten Berau. (sen/***/hmd)
Editor : Nurismi