Konsistensi Dukungan Berau Coal, Dukung Tim Gabungan Penanganan Karhutla di Berau

Nurismi • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 08:16 WIB
KONSISTEN DUKUNG: PT Berau Coal terus memperkuat konsistensi dukungan terhadap penanganan karhutla di Kabupaten Berau. (SENO/BP)
KONSISTEN DUKUNG: PT Berau Coal terus memperkuat konsistensi dukungan terhadap penanganan karhutla di Kabupaten Berau. (SENO/BP)

BERAU POST– Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau terus berlanjut. Sejak pertengahan Agustus 2026, PT Berau Coal melalui Emergency Response Group (ERG) secara konsisten bergabung bersama Tim Gabungan dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Berau, mulai dari pemantauan potensi kebakaran hingga pemadaman langsung di lapangan.

Hingga saat ini, ERG PT Berau Coal bersama Tim Gabungan terus melakukan pemantauan dan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kabupaten Berau. Keterlibatan tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan yang telah diberikan sejak meningkatnya kejadian karhutla di Berau pada pertengahan Agustus lalu.

Dukungan PT Berau Coal tidak hanya berupa pengerahan personel dan unit pendukung untuk membantu penanganan di lapangan. Perusahaan bersama mitra kerjanya juga turut mendukung kebutuhan logistik, baik melalui penyaluran bantuan secara langsung maupun dukungan pendanaan untuk menunjang operasional penanganan karhutla.

Selain mendukung penanganan, upaya pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat. PT Berau Coal turut memasang spanduk imbauan pencegahan karhutla di sejumlah lokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Seluruh upaya tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Berau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), TNI-Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), PT Inhutani, PT Hutan Sanggam Berau, relawan, serta sejumlah perusahaan dan pihak lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau, Masyhadi Mundi, mengungkapkan bahwa keterlibatan berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta, memberikan dukungan penting dalam operasional penanggulangan karhutla di Kabupaten Berau.

“Dukungan dari pihak swasta dilakukan secara langsung, baik di posko induk maupun posko-posko di kecamatan. Hal ini sangat membantu operasional penanggulangan karhutla yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.

Selain mendukung pemadaman di lapangan, PT Berau Coal juga melakukan pemantauan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan kesiapsiagaan terhadap potensi karhutla.

Emergency Response & Safety Services Department Head PT Berau Coal, Andi Henry Achmad, mengatakan pemantauan dilakukan dengan memanfaatkan sejumlah platform sebagai sumber informasi awal yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan.

“Pemantauan dilakukan melalui aplikasi Sipongi+ dari Kementerian Kehutanan dan aplikasi Lembuswana dari Polda Kalimantan Timur. Ketika terdapat indikasi titik panas atau potensi kebakaran, kami segera melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya dan menentukan langkah penanganan sesuai dengan kondisi yang ditemukan,” ujarnya.

Hal tersebut sejalan dengan penegasan Kementerian Kehutanan bahwa data hotspot hasil pemantauan satelit merupakan indikasi awal adanya anomali suhu permukaan dan tidak secara otomatis menunjukkan adanya titik api aktif. Oleh karena itu, setiap indikasi titik panas perlu diverifikasi melalui pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Kolaborasi lintas pihak tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan, pencegahan, dan mempercepat respons terhadap potensi maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan. PT Berau Coal berkomitmen untuk terus mendukung Pemerintah Kabupaten Berau dan Tim Gabungan dalam penanganan Karhutla agar dapat segera tertangani. (sen/***/hmd)

Editor : Nurismi
pemadaman Karhutla PT Berau Coal