PT IPB Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla dengan Bantuan dan Relawan

Nurismi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:00 WIB
AKSI NYATA: PT IPB turut perkuat sinergitas penanganan Karhutla di Berau, dengan menyalurkan bantuan BBM dan personel untuk bantu BPBD.
AKSI NYATA: PT IPB turut perkuat sinergitas penanganan Karhutla di Berau, dengan menyalurkan bantuan BBM dan personel untuk bantu BPBD.
BERAU POST – Menindaklanjuti arahan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas agar perusahaan turut terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Indo Pusaka Berau (IPB) memperkuat sinergitas dengan menyalurkan bantuan dan mengerahkan personel relawan untuk mendukung BPBD Berau di lapangan.

Bantuan berupa 200 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, air minum, dan mi instan diserahkan langsung Direktur PT IPB, Aan Wibowo kepada Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi di Posko BPBD, Jumat (28/8). 

Aan mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan merespon arahan Bupati. Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD, kebutuhan mendesak saat ini adalah BBM untuk mobilisasi kendaraan pemadam dan logistik bagi personel.

“Dari koordinasi dengan BPBD, kami tahu kebutuhan mendesak di lapangan adalah BBM dan logistik. Hari ini kami serahkan 200 liter solar beserta air minum dan mi instan, untuk mendukung tim gabungan,” ujar Aan.

(PT IPB UNTUK BERAU POST)
(PT IPB UNTUK BERAU POST)

 Sebagai bentuk sinergi yang lebih kuat, PT IPB juga menyiapkan 10-15 personel sebagai relawan karhutla. Tim relawan ini telah dibekali pelatihan dasar pemadaman dan memiliki struktur dengan leader di lapangan.

“Kami sudah mendata teman-teman yang bersedia menjadi relawan. Ada sekitar 10-15 personel yang siap diterjunkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan BPBD. Mereka sudah menguasai fire drill dan dasar-dasar penanganan,” pungkas Aan.

Masyhadi menyampaikan apresiasi atas dukungan PT IPB. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu operasional tim pemadam yang menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Kendala kami memang BBM, sumber air terbatas, lokasi sulit dijangkau, hingga kebutuhan perpanjangan selang. Apalagi jika kebakaran terjadi di beberapa titik sekaligus dengan unit terbatas, kami kesulitan menentukan prioritas,” jelas Masyhadi.  (sos)

Editor : Nurismi
Padamkan titik api PT Indo Pusaka Berau bantuan logistik karhutla BPBD Berau