Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

UMB Sosialisasikan Penyatuan STIPER Berau, Pastikan Hak Mahasiswa dan Dosen Tetap Terjamin

Nurismi • Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB
INTEGRITAS KAMPUS: UMB menggelar sosialisasi dan silaturahmi terkait penyatuan STIPER Berau ke dalam UMB di Ballroom Hotel SM Tower, Tanjung Redeb, Selasa (30/6). (IZZA/BP)
INTEGRITAS KAMPUS: UMB menggelar sosialisasi dan silaturahmi terkait penyatuan STIPER Berau ke dalam UMB di Ballroom Hotel SM Tower, Tanjung Redeb, Selasa (30/6). (IZZA/BP)

BERAU POST – Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) menggelar silaturahmi sekaligus sosialisasi Surat Edaran Rektor terkait penyatuan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau ke dalam UMB.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel SM Tower, Selasa (30/6), dan dihadiri jajaran pimpinan yayasan, civitas akademika UMB, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar STIPER Berau.

Sosialisasi ini digelar menyusul terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 432/B/O/2026 tentang Izin Penyatuan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Berau ke UMB. 

Kebijakan tersebut menjadi dasar pelaksanaan proses integrasi kedua institusi, baik dari sisi akademik, administrasi maupun pengelolaan sumber daya manusia.

Rektor Universitas Muhammadiyah Berau, Muhammad Bayu, menjelaskan, surat edaran diterbitkan untuk memberikan kepastian informasi kepada seluruh sivitas akademika selama proses penyatuan berlangsung.

Seluruh tahapan akan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan efektivitas dan efisiensi, tanpa mengganggu hak mahasiswa maupun aktivitas akademik yang sedang berjalan.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan, proses migrasi data mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan baru akan dilakukan setelah pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) STIPER Berau untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 selesai 100 persen.

“Selanjutnya, pengajuan migrasi ke sistem PDDikti akan dilakukan oleh operator akademik atau tim konsolidasi yang telah ditetapkan UMB,” ungkapnya.

Data yang dimigrasikan juga hanya mencakup mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta kebutuhan UMB.

Di bidang akademik, UMB memastikan tidak ada perubahan signifikan bagi mahasiswa STIPER Berau angkatan 2020 hingga 2025.

Perkuliahan tetap berlangsung seperti biasa pada malam hari, sedangkan mahasiswa baru mulai angkatan 2026 akan mengikuti sistem kelas pagi atau malam sesuai peminatan.

Kurikulum bagi mahasiswa angkatan 2020 hingga 2025 juga tetap menggunakan kurikulum yang selama ini diterapkan STIPER Berau. Sementara, mahasiswa angkatan 2026 dan seterusnya akan mengikuti kurikulum yang ditetapkan UMB.

Hal serupa juga berlaku untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut tetap dikelola oleh STIPER Berau hingga seluruh proses pelaporan PDDikti semester berjalan selesai dilaksanakan.

Dari sisi biaya pendidikan, UMB menegaskan besaran biaya kuliah bagi mahasiswa STIPER Berau angkatan 2020 hingga 2026 tetap mengacu pada ketentuan yang telah berlaku sebelumnya.

“Pengecualian hanya berlaku pada biaya seminar proposal, seminar hasil, ujian pendadaran dan wisuda yang nantinya mengikuti ketentuan biaya di UMB,” jelasnya. 

Sementara itu, mahasiswa penerima beasiswa dipastikan tetap memperoleh haknya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Untuk proses penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, mekanisme penerimaan bagi STIPER Berau tetap menggunakan sistem yang telah ditetapkan sebelumnya.

Namun, kegiatan Pengenalan Studi bagi Mahasiswa Baru (PESMABA) nantinya mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku di UMB.

Dalam aspek akreditasi, UMB juga memberikan penjelasan bahwa Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) STIPER Berau akan mengikuti akreditasi Universitas Muhammadiyah Berau yang saat ini berstatus "Baik Sekali".

Sedangkan dua program studi yang berasal dari STIPER Berau, yakni Agribisnis dan Agroteknologi, tetap mempertahankan status akreditasi "Baik" hingga masa berlakunya berakhir sesuai ketentuan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Ke depan, kedua program studi tersebut akan dipersiapkan untuk mengajukan reakreditasi guna meningkatkan peringkat menjadi "Baik Sekali".

Persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya peningkatan kualifikasi dosen, pemenuhan jabatan fungsional minimal Lektor, keberadaan dosen berkualifikasi doktor, hingga pemenuhan beban kerja dosen sesuai ketentuan BAN-PT.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kharisma Mandiri Berau, Hadi Mustafa, menyebut, penyatuan STIPER Berau ke UMB merupakan momentum refleksi sekaligus transformasi bagi masa depan pendidikan tinggi di Kabupaten Berau.

Ia menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pimpinan, dosen dan civitas akademika STIPER Berau yang selama ini telah membangun dan mengembangkan institusi tersebut hingga menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan tinggi di Berau.

Menurutnya, perjuangan para pendiri STIPER Berau tidak boleh berhenti hanya karena terjadi perubahan kelembagaan. Sebaliknya, semangat dan warisan tersebut harus terus dilanjutkan bersama UMB.

"Penggabungan ini adalah langkah yang rasional sebagai arah pengembangan institusi ke depan. Tugas kita memastikan arti perjuangan dan warisan para pendiri tidak padam, tetapi tetap menyala bersama UMB," ujarnya.

Hadi juga menekankan bahwa kekuatan utama sebuah perguruan tinggi terletak pada kualitas sumber daya manusianya, terutama para dosen.

Karena itu, pihak yayasan berharap seluruh dosen dan tenaga kependidikan STIPER Berau tetap diberdayakan secara optimal dalam struktur UMB.

Menurutnya, pengalaman yang dimiliki STIPER Berau dalam bidang pertanian menjadi aset berharga yang akan memperkuat pengembangan UMB, khususnya pada bidang Agribisnis dan Agroteknologi.

"Dengan merangkul seluruh potensi yang dimiliki STIPER, proses integrasi akan berjalan dengan baik. Hari ini kami menyerahkan tongkat estafet STIPER kepada UMB dengan penuh optimisme agar lembaga ini berkembang menjadi lebih besar," pungkasnya. (aja/sos)

Editor : Nurismi
#STIPER Berau #umb