Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Perkuat Budaya Hijau PT Berau Coal Lakukan Penanaman Pohon Serentak di Seluruh Site Operasional

Nurismi • Senin, 22 Juni 2026 | 07:30 WIB
PERKUAT BUDAYA HIJAU: PT Berau Coal menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan, melalui aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh area operasional perusahaan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. (SENO/BP)
PERKUAT BUDAYA HIJAU: PT Berau Coal menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan, melalui aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh area operasional perusahaan, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. (SENO/BP)

BERAU POST – PT Berau Coal kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan, melalui aksi penanaman pohon secara serentak di seluruh area operasional perusahaan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung aksi mitigasi perubahan iklim, sekaligus memperkuat program reklamasi pascatambang yang berkelanjutan.

Mengangkat tema global, “Saatnya Bekerja untuk Iklim: Beraksi untuk Iklim, Bertumbuh untuk Masa Depan”, kegiatan dipusatkan di area OPD West Site Gurimbang, kawasan reklamasi yang telah selesai ditata dan dipersiapkan untuk proses pemulihan vegetasi. Sebanyak 3.403 pohon ditanam dengan melibatkan unsur manajemen, karyawan, serta mitra kerja perusahaan.

Direktur Operasional PT Berau Coal, Arief Widhartono, mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan dalam mengembalikan fungsi lingkungan setelah aktivitas pertambangan selesai dilakukan.

“Penanaman ini bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari kewajiban kita memulihkan lahan yang telah dimanfaatkan,” ujarnya.

Menurut Arief, proses reklamasi tidak berhenti pada penataan lahan semata. Tahapan tersebut mencakup penyebaran tanah pucuk, penanaman tanaman penutup tanah hingga penanaman pohon yang nantinya membentuk ekosistem baru.

Melalui proses tersebut, kawasan bekas tambang secara bertahap dapat kembali menjalankan fungsi ekologisnya, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Ia menilai keberhasilan reklamasi membutuhkan komitmen jangka panjang dan konsistensi dalam pelaksanaannya.

Ketika vegetasi mulai tumbuh dan berkembang, kawasan yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas tambang akan bertransformasi menjadi ruang hijau yang mampu mendukung keseimbangan lingkungan.

Arief juga menyoroti pentingnya menjaga kawasan tropis Indonesia yang memiliki peran besar dalam menjaga kualitas lingkungan global.

Keberadaan vegetasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan oksigen, sekaligus membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

“Setiap pohon yang ditanam akan memberikan manfaat. Tidak hanya bagi area tambang, tetapi juga bagi kehidupan secara luas,” katanya.

TANAM SERENTAK: Direktur Operasional PT Berau Coal, Arief Widhartono, saat memimpin penanaman serentak ribuan pohon dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Site Gurimbang, Jumat (19/6). (SENO/BP)
TANAM SERENTAK: Direktur Operasional PT Berau Coal, Arief Widhartono, saat memimpin penanaman serentak ribuan pohon dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Site Gurimbang, Jumat (19/6). (SENO/BP)

Selain itu, untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan, PT Berau Coal juga menjalankan program Jumat Hijau yang rutin dilaksanakan di seluruh site operasional setiap bulan.

Di samping itu, perusahaan setiap harinya melakukan penanaman kembali oleh Departemen Environment, dan sebulan sekali dilakukan penanaman bersama sebagai pengingat bahwa tanggung jawab lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan, PT Berau Coal juga menjalankan program Jumat Hijau yang dilaksanakan rutin setiap bulan di seluruh site operasional.

Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan menjaga lingkungan tidak hanya di area kerja, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal para pekerja.

Sementara Kepala Teknik Tambang PT Berau Coal, Feri Indrayana, menyebut, penanaman ribuan pohon tersebut sebagai bentuk nyata penerjemahan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke dalam aksi konkret.

“Hari ini kita menunjukkan bahwa kepedulian terhadap iklim harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” terangnya.

Adapun Wakil Kepala Teknik Tambang Site Gurimbang PT Berau Coal, Dian Permana Putra, menambahkan bahwa pengelolaan tambang modern tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga harus memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga sejauh mana kita mampu menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Karena itu, perusahaan terus menjalankan berbagai program pengelolaan lingkungan, mulai dari pengendalian emisi, pengelolaan air tambang, efisiensi energi, reklamasi lahan, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga pengelolaan limbah sesuai ketentuan yang berlaku.

Environment Superintendent PT Berau Coal, Bambang Haryanto, menjelaskan bahwa penanaman pohon serentak merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Selain aksi penghijauan, perusahaan juga menyiapkan program edukasi lingkungan bagi pelajar dan mahasiswa, bimbingan teknis bersama instansi terkait, serta berbagai kegiatan internal yang bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pekerja.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan memastikan aktivitas pertambangan berjalan seiring dengan upaya pemulihan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Penanaman kembali di area bekas tambang merupakan bagian dari komitmen kami (perusahaan, red) untuk memastikan bahwa kegiatan pertambangan berjalan seiring dengan upaya pemulihan lingkungan,” terangnya. (sen/***/sam)

Editor : Nurismi
#PT Berau Coal #penanaman pohon