BERAU POST - Siswa-siswi SMAN 4 Berau mendapatkan wawasan berharga dalam kegiatan sosialisasi yang digelar oleh PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra. Tak hanya fokus pada bahaya dan manfaat listrik, edukasi ini juga menyentuh isu krusial kesehatan pencegahan HIV/AIDS di kalangan remaja.
Edukasi tentang pencegahan HIV/AIDS ini juga bekerja sama dengan UPT Puskesmas Sambaliung yang diisi oleh dr. Sulistiawati.
"Kegiatan ini sangat bagus bagi kalangan remaja. Semoga kegiatannya bisa dilakukan secara berkala dengan jumlah peserta yang lebih banyak dengan tema menrik lainnya," ungkap dr. Sulistiawati.
Team Leader K3L dan Keamanan Unit Layanan PLTD Tanjung Selor Adi Tiarahman, menyatakan antusiasme para peserta terhadap pelaksanaan kegiatan ini, pentingnya edukasi komprehensif bagi generasi muda yang menarik dan relevan terutama terkait sesi pencegahan sosialisasi HIV/AIDS.
"Ini bisa menambah wawasan di bidang kesehatan, terutama anak muda seperti pelajar SMA, supaya membiasakan hidup bersih dan sehat serta memahami cara berinteraksi dan bergaul yang baik," ujarnya.
Edukasi ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan yang tepat, mendorong perilaku hidup sehat, dan membangun lingkungan pergaulan yang positif dan aman.
Selain kesehatan, bahaya listrik juga menjadi topik utama yang tak kalah penting. Listrik adalah kebutuhan primer sehari-hari, namun potensi bahayanya seringkali diabaikan.
"Untuk sosialisasi bahaya listrik juga sangat bagus, karena teman-teman jadi memahami manfaat dan bahaya dari listrik, karena listrik kita gunakan untuk kebutuhan sehari-hari," tambah Adi.
Pemahaman akan cara penggunaan listrik yang aman, mengenali risiko, dan tahu tindakan pencegahan adalah kunci untuk menghindari kecelakaan. PLN berharap, dengan adanya sosialisasi ini, para siswa dapat menjadi agen keselamatan di rumah dan lingkungan mereka.
Kesuksesan sosialisasi ini menunjukkan komitmen PT PLN Nusantara Power UP Kaltimra untuk tidak hanya menyediakan energi, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan karakter dan kesehatan masyarakat, dimulai dari bangku sekolah. (sos)
Editor : Nurismi