BERAU POST - PT Natura Pasific Nusantara (NPN), secara konsisten berkomitmen melakukan aksi pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan kebun (Karlabun).
Upaya tersebut dilakukan salah satunya dengan menggelar sosialisasi, apel siaga, hingga simulasi penanganan darurat yang melibatkan masyarakat di tiga desa yaitu Desa Tepian Buah, Desa Punan Malinau, dan Desa Long Ayan, Kecamatan Segah.
Sosialisasi dan pelatihan yang digelar di Kantor Kepala Kampung Tepian Buah, Kecamatan Segah, ini turut dihadiri sejumlah pihak mulai dari Sekretaris Dinas Perkebunan Berau Mansur Tanca, Camat Segah Noor Alam, Danramil 0902-01/Segah, Kapten Arm Sarmidi, Kapolsek Segah Iptu Linisius Pinem SH, Kepala desa serta anggota Kelompok Tani Peduli Api masing-masing desa.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Perkebunan Berau Mansur Tanca, menekankan pentingnya melakukan cara-cara yang berkelanjutan dalam berkebun.
Termasuk untuk tidak melakukan pembakaran. Menurutnya selain telah diatur melalui regulasi terkait, pembukaan lahan dengan cara yang tidak berkelanjutan juga memiliki risiko bagi lingkungan.
“Saya memberi apresiasi kepada perusahaan yang turut meningkatkan pemahaman bagi masyarakat sekitar untuk menjaga lahannya melalui pelatihan yang digelar,” ujarnya.
“Pencegahan kebakaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi menjadi gerakan bersama. Dengan langkah ini, kita ingin memastikan bahwa kebun rakyat tetap produktif, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.
General Manager PT NPN Suhariono, memaparkan program yang rutin dijalankan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat tentang bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar serta memperkuat kemampuan warga dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberi tambahan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesiapan masyarakat agar mampu terlibat aktif dalam pencegahan maupun penanggulangan awal Karhutla,” katanya.
Ia menilai, sinergi antar perusahaan, masyarakat, dan aparat pemerintah menjadi kunci dalam menjaga wilayah tetap aman.
Para peserta mendapatkan sejumlah materi sosialisasi pengenalan dan penggunaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran.
Perusahaan turut memberikan bantuan sarana dan prasarana pemadam kebakaran kepada seluruh desa untuk meningkatkan kesiap siagaan KTPA dalam melakukan pencegahan sekaligus penanggulangan jika terjadi kebakaran.
“Kami percaya bahwa keberhasilan mencegah karhutla hanya bisa dicapai melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat agar kawasan kita tetap lestari,” tambah J.P Damanik, selaku Estafe Manager PT NPN.
“Karena itu, perusahaan turut memberikan sarana dan prasarana bertujuan masyarakat desa dapat melakukan pencegahan maupun penanggulangan jika terjadi kebakaran dengan cepat,” tambahnya.
PT NPN meyakini bahwa keberhasilan mencegah Karlabun bukan sekadar capaian jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga produktivitas kebun dan kelestarian lingkungan.
Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, perusahaan berharap kesadaran kolektif ini dapat diwariskan sebagai budaya yang terus hidup di Berau. (*/hmd)
Editor : Nurismi