Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Pelaksanaan Event Tergantung Cuaca: 30 Event Budaya dan Pariwisata Menanti Dikunjungi

Beraupost • Senin, 2 Juni 2025 | 12:50 WIB

ILUSTRASI BUDAYA: Tahun ini Disbudpar Berau kembali mencatatkan berbagai event yang akan diselenggarakan di Berau, mulai dari event budaya hingga festival musik. (IZZA)
ILUSTRASI BUDAYA: Tahun ini Disbudpar Berau kembali mencatatkan berbagai event yang akan diselenggarakan di Berau, mulai dari event budaya hingga festival musik. (IZZA)


TANJUNG REDEB – Sebanyak 30 event budaya dan pariwisata akan digelar hingga akhir tahun ini di Bumi Batiwakkal-sebutan Kabupaten Berau.

Kalender event ini dibuat sebagai panduan dan bentuk komitmen pemerintah mendukung promosi budaya dan pariwisata lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir mengatakan, total keseluruhan event tahun ini sebanyak 34 agenda yang masuk dalam kalender event 2025, 4 di antaranya telah terlaksana di awal tahun.

Agenda yang tersisa akan tersebar mulai Juni hingga Desember. Meski sudah tercatat dalam kalender, tidak semua pelaksanaan memiliki tanggal yang pasti. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor di lapangan, terutama pada event yang digelar langsung oleh kampung.

“Kalau event yang murni dari pemerintah daerah biasanya memiliki tanggal pasti. Tapi untuk agenda yang berasal dari kampung, kami tidak bisa memaksakan,” jelasnya.

Menurut Ilyas, pihak kampung kerap menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi alam atau cuaca. Beberapa kampung juga mengalami bencana alam seperti banjir, sehingga dikhawatirkan pelaksanaan event bisa menimbulkan polemik.

“Kampung Merasa itu misalnya, sering terdampak banjir. Jadi jangan sampai saat satu kampung sedang bergembira dengan festival, kampung tetangga justru sedang kesusahan,” katanya.

Tentunya, ia mengakui lebih baik jika anggaran digunakan untuk penanganan warga terdampak bencana, ketimbang memaksakan pelaksanaan acara yang berpotensi menimbulkan reaksi publik.

Ia memastikan, kalender event tetap dibuat sebagai panduan dan bentuk komitmen pemerintah mendukung promosi budaya dan pariwisata lokal.

Bahkan, beberapa event telah dipromosikan lebih awal karena sudah menjadi agenda tahunan, seperti Bekudung Betiung, Tuaq Manuk, Buang Naas, hingga Mag Lami-Lami. 

“Event itu sudah pasti, tinggal kampungnya mau jalankan atau tidak. Kalau mereka memutuskan untuk tidak melaksanakan karena kondisi tertentu, ya tetap kita ikuti,” imbuhnya.

Lanjutnya, event pemerintah seperti Maratua Musik Festival dan Musik Pantai Bidukbiduk juga termasuk dalam daftar yang sudah pasti, karena didukung penuh oleh anggaran dan logistik pemerintah kabupaten.

“Kami tidak ingin membebani kampung. Karena itu, kami serahkan ke mereka untuk memutuskan waktu yang tepat. Yang penting program tetap jalan, budaya tetap hidup,” terangnya.

Lanjut Ilyas, September menjadi bulan paling padat pelaksanaan event di Kabupaten Berau. Selain memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau, sejumlah kegiatan besar seperti Berau Expo, Irau Manutung Jukut atau pesta bakar ikan, pawai budaya, lomba baturunan parahu, hingga prosesi adat Manguati Banua akan menyemarakkan agenda sepanjang September tersebut. 

"September memang disiapkan sebagai puncak selebrasi tahunan daerah yang melibatkan berbagai komunitas budaya, instansi hingga pihak ketiga," paparnya.

Sebelumnya, Festival Bekudung Betiung yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi Kampung Tumbit Dayak ke-262 dijanjikan akan lebih meriah.

Pelaksanaannya pun dijadwalkan berlangsung selama sepekan, sejak tanggal 20 hingga 26 Juni. Yang sedikit berbeda kata Ketua Panitia, Wahyu Ramdani, pelaksanaannya di tahun ini akan dibuat terpisah antara Bekudung dan Betiung.

Sebagaimana diketahui bebernya, Bekudung Betiung merupakan dua prosesi adat yang berbeda. Pada umumnya, Bekudung merupakan prosesi adat Suku Dayak Gaai.

Menurut Wahyu, Bekudung akan digelar pada 21 Juni, sementara Betiung pada 26 Juni. Pemisahan ini bertujuan agar nilai sakral dan budaya dalam masing-masing kegiatan lebih terasa.

“Ritual Bekudung tahun ini kami coba lebih sakral. Kami ingin anak-anak muda tahu seperti apa ritual yang sesungguhnya,” jelasnya.(aja/adv/arp)

 

Event Tahun 2025

Juni
- Bekudung Betiung, 26 Juni 2025, Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung
- Meja Panjang (Uman Undad), 28 Juni 2025, Kampung Merasa, Kecamatan Kelay
- Berau Fashion Street, 28 Juni 2025, Tanjung Redeb
- Batutung Bakulit, Juni 2025, Kampung Samburakat, Kecamatan Gunung Tabur

Juli
- Tradisi Budaya Tuaq Manuk, 20 Juli 2025, Kampung Merabu, Kecamatan Kelay
- Pesta Adat Lesung Osap, 30 Juli 2025, Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung
- Festival Rindu Dumaring, Juli 2025, Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan

Agustus
- Pesta Adat Neppa Pade, 20 Agustus 2025, Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung
- Sport Tourism Bupati Cup Independence Run, 23 Agustus 2025, Kabupaten Berau
- Abut Barintak Fest, Agustus 2025, Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung

September
- Manguati Banua, 14 September 2025, Museum Gunung Tabur
- Upacara HUT Kabupaten Berau, 15-17 September 2025, Kecamatan Tanjung Redeb
- Mamallas Banua, September 2025, Keraton Sambaliung
- Lomba Puncak Rasul, September 2025, Keraton Sambaliung
- Lomba Ancur Paddas, september 202s, Keraton Samballung
- Lomba Lomba Tari, September 2025, Keraton Sambaliung
- Lomba Gambus, September 2025, Keraton Sambaliung
- Paduan Suara, September 2025, Keraton Sambaliung
- Simpololona Tau Ogie, September 2025, Kampung Buyung Buyung, Kecamatan Tabalar

Oktober
- Pawai Budaya, 20 Oktober 2025, Kabupaten Berau
- Tradisi Budaya Melas Kampung, 20 Oktober 2025, Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung
- Tradisi Budaya Buang Naas, 20 Oktober 2025, Kecamatan Talisayan
- Tradisi Budaya Mag Jamu, 31 Oktober 2025, Kecamatan Tanjung Batu
- Abut Bassar Banua, Oktober 2025, Kabupaten Berau

November
- Tradisi Budaya Mag Lami-Lami, November 2025, Kecamatan Tanjung Batu
- Festival Musik Pantai, November 2025, Kecamatan Bidukbiduk
- Festival Dakayu Malatua, November 2025, Kecamatan Maratua
- Festival Maluang, November 2025, Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur

Desember
- Festival Pulau Besing, 23 Desember 2025, Kampung Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur
- HUT Kampung Batu-Batu, 23 Desember 2025, Kampung Batu-Batu, Kecamatan Gunung Tabur.

Editor : Nurismi
#Disbudpar Berau #Kabupaten Berau #event budaya