Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Sinergi Berau Coal dan Perajin Batik: Wujudkan Kemandirian Ekonomi Kreatif Daerah

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 2 Mei 2025 | 16:54 WIB
KEMBANGKAN EKRAF: PT Berau Coal kembali mengembangkan ekonomi kreatif, dengan mendorong kemandirian UMKM yang telah memiliki dasar membatik sebelumnya.
KEMBANGKAN EKRAF: PT Berau Coal kembali mengembangkan ekonomi kreatif, dengan mendorong kemandirian UMKM yang telah memiliki dasar membatik sebelumnya.

 

TANJUNG REDEB – PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal kembali menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan “Pelatihan Batik Cap & Tulis dengan Pewarna Alami dan Sintetis” yang dilaksanakan pada 16–18 April.

Pelatihan yang merupakan lanjutan ini, diikuti sepuluh peserta dari Kampung Labanan Jaya, Labanan Makarti, dan Gunung Panjang yang telah memiliki dasar membatik dari pelatihan sebelumnya. Berlokasi di Mosho Batik, Gunung Panjang, kegiatan ini dilatih langsung Mochamad Shodik, selaku pemilik Mosho Batik.

Community Base Development Operation Section Head PT Berau Coal, Aprita Lestari mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta, meningkatkan kualitas batik, khususnya dalam penggunaan warna dan motif.

“Mudah-mudahan para ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini bisa mengembangkan keterampilan membatik. Selain itu sekolah dan instansi pemerintah maupun swasta bisa menggunakan batik khas Berau,” ujarnya.

Aprita mengungkapkan, para peserta berasal dari latar belakang yang beragam, seperti guru, ibu rumah tangga hingga pelaku UMKM. Serta memiliki semangat tinggi untuk membatik. Pelatihan ini juga menjadi bagian dari program-program berkelanjutan PT Berau Coal dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Berau.

Di tempat yang sama, Mochamad Shodik mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang konsisten dari PT Berau Coal.

“Dulu kami kesulitan dari segi produksi dan pemasaran. Tapi setelah ada pendampingan, kapasitas kami meningkat dan dibantu juga untuk pemasarannya. Semoga pembinaan ini terus berlanjut hingga kami benar-benar mandiri,” jelasnya.

Salah satu peserta, Nurjannah dari Kampung Labanan Jaya, juga menyampaikan apresiasi atas pelatihan ini. “Kami sangat terbantu. Sebelumnya masih awam, sekarang kami makin memahami teknik membatik. Terima kasih atas dedikasinya,” tuturnya.

Selain itu, para peserta pelatihan ini juga akan ikut serta dalam pameran puncak DEKRANAS (Dewan Kerajinan Nasional) yang digelar pada 22–24 April 2025 di Town House Bukit Damai Indah, Balikpapan. Ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan karya Batik Berau dengan motif khas Berau. (aja/***/adv/arp)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#ekonomi kreatif #Advertorial #batik #Berau Coal