Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Berau Coal Bersama Puslitkoka Jember Beri Pelatihan Kembangkan Kakao Berau

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Rabu, 23 Oktober 2024 | 11:51 WIB
DUKUNG KAKAO BERAU: Berau Coal laksanakan FGD dengan menggandeng Puslitkoka Jember, tingkatkan pengetahuan dan jawab permasalahan petani kakao di Berau.
DUKUNG KAKAO BERAU: Berau Coal laksanakan FGD dengan menggandeng Puslitkoka Jember, tingkatkan pengetahuan dan jawab permasalahan petani kakao di Berau.

TANJUNG REDEB – Di balik kesuksesan kakao Berau saat ini, tak terlepas dari kolaborasi apik antara pemerintah, masyarakat dan pihak ketiga. Salah satu perusahaan batu bara terbesar di Berau, PT Berau Coal hadir sebagai mitra yang setia bagi para petani. 

Sejak tahun 2010, perusahaan ini telah melaksanakan berbagai program pendampingan yang sejalan dengan pemerintah, dengan memberdayakan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi, melalui pengembangan kakao berkelanjutan, dari proses hulu sampai hilirnya.

Hingga saat ini PT Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal kembali mendistribusikan bibit-bibit kakao berkualitas kepada para petani, termasuk kepada petani di Kecamatan Gunung Tabur sebagai bagian dari upaya pengembangan kebun kakao di daerah tersebut. 

“Alhamdulillah atas bantuan dari pada PT Berau Coal, yaitu bibit yang diberikan. Kualitas bibitnya alhamdulillah bagus-bagus. harapan kami, agar PT Berau Coal dapat terus mendampingi kami baik itu bibit maupun yang lainnya,” ucap Muhammad Usman, petani kakao asal Samburakat.

Senada dengan Usman, Salma, petani kakao asal Kampung Batu Batu, Gunung Tabur juga berterima kasih dan bersyukur, atas bantuan bibit kakao berkualitas dari Berau Coal. Sekitar 5 bulan lalu, bibit kakao itu sudah ditanam Salma, hasilnya juga memuaskan. 

“Semoga bantuan ini bisa meningkatkan taraf hidup kami untuk ke depannya, terima kasih PT Berau Coal,” ucapnya.

Selain itu, PT Berau Coal juga melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para petani kakao serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Kakao (Puslitkoka). Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 18 September hingga 10 Oktober 2024, di 12 lokasi berbeda, melibatkan total 152 petani dari 15 kampung dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Berau. FGD ini mendiskusikan mengenai persiapan lahan, penanaman, perawatan dan pengendalian OPT sesuai GAP.

Para petani yang mengikuti FGD tampak antusias, berbagi pengalaman mereka selama berkebun dan mendapatkan pengetahuan baru terkait perawatan kebun kakao. Salah satunya adalah Zakaria, akrab disapa Bang Jek salah satu petani asal kampung Long Lanuk berterima kasih atas inisiatif PT Berau Coal mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mendatangkan ahlinya dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Jember.  

“Kami berterima kasih kepada PT Berau Coal yang sudah mengadakan diskusi, apalagi mendatangkan ahlinya dari Puslitkoka Jember langsung, sehingga kami sebagai petani pemula banyak mendapatkan penambahan wawasan dalam sistem perawatan kakao yang kami tanam. Harapan kami diskusi yang positif seperti ini terus dilanjutkan,” ungkapnya

Hal serupa juga dirasakan oleh petani asal Samburakat, Sutriani, dirinya merasa tertolong dan mendapatkan solusi terkait permasalahan yang dihadapinya dalam berkebun kakao melalui FGD yang telah diadakan. Misalnya dengan cuaca ekstrim akhir-akhir ini. Dirinya berterima kasih atas kunjungan Berau Coal dan tim Puslitkoka Jember, mereka merasa terbantu sekali dan mendapatkan solusi dari diskusi yang telah diadakan. 

“Kami berterima kasih atas support dan kerja sama Berau Coal untuk kami para petani selama ini,” serunya. 

Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan petani, PT Berau Coal melalui program pengembangan kakao memberikan pelatihan, bibit, dan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas panen. Community Program Planning and Control Superintendent PT Berau Coal, Heri Syaprani menegaskan Berau Coal berkomitmen dalam mendukung keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani, diantaranya melalui program pengembangan kakao dengan memberikan pelatihan.

“Kami memberi dukungan bibit serta pendampingan kepada petani dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka,” ucapnya. 

Pihaknya berharap melalui pendampingan yang diberikan dapat memberikan kemampuan kepada para petani dalam mengatasi tantangan dan meningkatkan taraf hidup mereka serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan kakao di Kabupaten Berau. Pihaknya percaya, bahwa dengan memberikan pengetahuan dan praktik terbaik adalah yang dalam budidaya kakao. Seperti FGD ini, pihaknya berupaya memfasilitasi diskusi antara petani dan para ahli dari Puslitkoka Jember untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.

“Melalui program yang telah dilaksanakan, kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan terhadap perkembangan kakao di Kabupaten Berau. PT Berau Coal berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan petani, lembaga penelitian, dan pemerintah dalam upaya mencapai visi bersama menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera,” harapnya. (sen/***/hmd)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#pelatihan #Advertorial #kakao #Berau Coal