Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Berau Coal Raih Pemenang Terbaik GMP Awards 2024, Hasil Terapkan Kaidah Pertambangan yang Baik

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 27 September 2024 | 16:38 WIB
RAIH PENGHARGAAN: Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono (kanan), bersama Dirjen Minerba, Tri Winarno dan Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba, Hendra Gunawan dalam GMP 2024.
RAIH PENGHARGAAN: Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono (kanan), bersama Dirjen Minerba, Tri Winarno dan Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba, Hendra Gunawan dalam GMP 2024.

PT Berau Coal menorehkan sejarah prestasi baru dalam ajang Penghargaan Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik atau Good Mining Practice (GMP) Awards 2024.


 

PERUSAHAAN yang merupakan bagian dari pilar bisnis Sinar Mas di bidang pertambangan dan energi ini meraih Pemenang Terbaik untuk Kelompok Perusahaan Pertambangan Komoditas Batubara.

Acara penghargaan bergengsi dalam memperingati Hari Jadi ke-78 Pertambangan dan Energi yang jatuh pada 28 September ini diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (24/9).

PT Berau Coal dinobatkan sebagai Pemenang Terbaik GMP Awards 2024, untuk Kelompok Perusahaan Pertambangan Komoditas Batubara dengan raihan 1 Piagam Utama kategori Pengelolaan Standardisasi dan Usaha Jasa Pertambangan, 4 Piagam Aditama untuk kategori Pengelolaan Teknis Pertambangan, Pengelolaan Keselamatan Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Konservasi Batubara serta 2 Trofi Terbaik untuk Kategori Pengelolaan Teknis Pertambangan dan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan sehingga total ada 8 penghargaan yang diboyong oleh PT Berau Coal dalam ajang penghargaan ini.

Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal, Arief Wiedhartono, mengatakan, penghargaan yang diberikan tentu menjadi tanggung jawab bagi insan pertambangan PT Berau Coal untuk dapat melakukan operasi yang terbaik, sehingga dapat memberikan kemajuan untuk sektor pertambangan Indonesia dan dampak yang sebaik-baiknya kepada pemerintah dan masyarakat.

“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk terus menerapkan praktik-praktik pertambangan terbaik, bertanggung jawab, sesuai aturan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Arief menyebut, penghargaan ini sebagai apresiasi dari pemerintah. Tugas dan fokus PT Berau Coal adalah bagaimana aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat diterjemahkan menjadi panduan kerja di lapangan dan terus dilakukan perbaikan berkelanjutan.

Arief menyebut hal ini tidak mudah, butuh kerja keras dan kolaborasi seluruh pekerja, mitra kerja, pemerintah dan masyarakat. “Untuk itu kami ucapkan juga terima kasih atas dukungan seluruh karyawan, mitra kerja, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung operasi yang selamat, ramah lingkungan dan unggul”, ungkap Arief.

Ia menambahkan, tanggung jawab perusahaan untuk terus menjaga agar operasi pertambangan tersebut dapat dijalankan dengan baik sesuai peraturan dan memberikan dampak yang baik sebanyak-banyaknya kepada negara dan masyarakat, sehingga tambang memang bisa berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Tri Winarno, menyebutkan, penghargaan GMP dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan pertambangan pemegang KK, PKP2B, IUP, IUPK maupun perusahaan jasa pertambangan pemegang IUJP yang berprestasi dalam menerapkan kaidah teknik pertambangan mineral dan batu bara yang baik.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menambah motivasi seluruh pelaku kegiatan usaha pertambangan untuk tetap melaksanakan operasional pertambangan sesuai prinsip-prinsip penerapan kaidah teknik pertambangan mineral dan batubara yang baik,” terangnya.

Hal ini juga diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi pemerintah atas keberhasilan dalam pembinaan dan pengawasan aspek teknik dan lingkungan terhadap kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara.

Penilaian prestasi penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik ini meliputi aspek Pengelolaan Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara, Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara, Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara, Penerapan Konservasi Mineral dan Batubara, serta Pengelolaan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara.

Tri Winarno berpesan kepada para pemenang dan seluruh badan usaha, untuk terus memberikan contoh teladan dan bukti kepada seluruh masyarakat. Bahwa kegiatan operasional pertambangan dapat dikelola dengan mengutamakan keselamatan manusia dan proteksi lingkungan hidup selain mencapai target keuntungan.

“Serta memberi dampak positif dan kontribusi bagi penerimaan negara, pengembangan suatu wilayah, dan pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang hadir dalam ajang penghargaan ini menyampaikan apresiasi kepada perusahaan tambang atas kontribusi terhadap penerimaan negara.

Ia menekankan pentingnya memperhatikan prinsip-prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG) pada subsektor pertambangan minerba untuk keberlanjutan usaha dan meningkatkan daya saing. Mendorong kesadaran bahwa pengelolaan lingkungan hidup adalah salah satu aspek fundamental yang diperlukan dalam masa transisi energi dan ramah lingkungan.

“Diperlukan program pascatambang yang komprehensif dan memperhatikan aspek ekonomi, sosial-budaya, maupun lingkungan, sehingga akan tetap akan tercipta kehidupan dan kesejahteraan setelah kegiatan pertambangan berakhir,” ungkapnya. (sen/*/sam)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#award #Advertorial #penghargaan #Berau Coal