Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Sukses Gelar Dialog Peradaban, SMK Ma’arif Undang Guru Tamu Ahli Sejarah

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Jumat, 27 September 2024 | 15:26 WIB
DIALOG PERADABAN: SMK Ma’arif NU 01 Berau mengundang guru tamu untuk menambah wawasan bagi para pelajar dalam memahami nilai-nilai sejarah Berau.
DIALOG PERADABAN: SMK Ma’arif NU 01 Berau mengundang guru tamu untuk menambah wawasan bagi para pelajar dalam memahami nilai-nilai sejarah Berau.

TANJUNG REDEB – Dalam rangka menyukseskan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU 01 Berau menggelar dialog peradaban. Dengan tema “Saatnya Generasi Muda Menjadi Garda Terdepan Untuk Mempelajari dan Memahami Nilai-nilai Sejarah Berau”, pada Kamis (26/9).

Kegiatan tersebut didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) Berau, Sucovindo, CV Teguh Harapan dan PT BUMA.

Kepala SMK Ma’arif NU 01 Berau, Suardi menyampaikan, pihaknya memiliki program rutin untuk mendatangkan guru tamu guna pembelajaran di sekolah. Di mana kali ini difokuskan pada nilai-nilai sejarah di Kabupaten Berau yang perlu diketahui peserta didik, khususnya yang mengambil jurusan perhotelan dan pariwisata.

“Sebelumnya kami juga sempat mengundang guru tamu dari Jogjakarta via zoom meeting, terkait pariwisata. Serta guru tamu lain yang berkaitan dengan jurusan yang ada di SMK Ma’arif NU 01 Berau,” terangnya.

Kali ini, pelajar yang mengambil jurusan pariwisata dan perhotelan yang diberikan pengetahuan, wawasan dan soft skill terkait wisata sejarah di Berau.

Lanjutnya, mungkin saja mereka sudah sering mengunjungi daerah yang kental dengan budayanya, seperti Kecamatan Gunung Tabur, Teluk Bayur dan Sambaliung. Tapi belum terlalu memahami bagaimana sejarah yang ada di sana.

“Jadi ini pendalaman bagi anak-anak kami untuk mengenal sejarah Berau. Kami ingin menciptakan pembelajaran menyenangkan bagi mereka,” ucapnya.

Dari pemaparan materi yang disampaikan dua narasumber ahli di bidangnya, banyak manfaat yang dapat diambil oleh peserta didik. Salah satunya mereka dapat berperan dalam menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah untuk mengenang identitas dan warisan budaya yang berharga untuk generasi yang akan datang.

“Dalam pengembangan pembelajaran ini diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk giat belajar dan menambah wawasan dari luar. Alhamdulillah selama ini para pelajar cukup antusias,” terangnya.

“Saya ingin apa yang dipaparkan narasumber bisa dikunjungi. Sehingga, pelajar juga bisa berkontribusi untuk melestarikan sejarah dan kebudayaan di Kabupaten Berau,” sambungnya.

Ditambahkan Ketua Panitia Dialog Peradaban, Jayadi Mustaqim Vidianto, yang menjadi sasaran dialog peradaban kali ini adalah pelajar dari kelas 10 dan 11 dari jurusan perhotelan dan pariwisata.

Dirinya yang sekaligus Ketua Kelas XI Geologi Pertambangan (GP) SMK Ma’arif NU 01 Berau, mengakui mereka masih kekurangan pengetahuan terkait sejarah dan budaya Berau, makanya dialog difokuskan pada memahami nilai-nilai sejarah Berau.

“Semoga materi yang sudah kami dapat menjadi pelajaran berharga untuk kami. Tentunya ini menjadi motivasi juga bagi kami untuk mendatangi situs-situs sejarah yang ada,” tandasnya. (*/aja/s/arp)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#sejarah #berau #Society #smk