Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat KAT, Berau Coal Berikan Dampingan Kegiatan Berkebun

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Kamis, 25 Juli 2024 | 07:00 WIB
MULAI KEBIASAAN BARU: Melalui pendampingan PT Berau Coal di bidang hortikultura di KAT Pettung, Merancang Ulu memberikan kegiatan baru bagi masyarakat yang bisa mendukung kesejahteraan mereka.
MULAI KEBIASAAN BARU: Melalui pendampingan PT Berau Coal di bidang hortikultura di KAT Pettung, Merancang Ulu memberikan kegiatan baru bagi masyarakat yang bisa mendukung kesejahteraan mereka.

GUNUNG TABUR - Pembinaan PT Berau Coal dalam pemberdayaan masyarakat menuju sejahtera dilakukan secara beragam. Satu diantaranya, adalah pendampingan konsisten terhadap masyarakat Kamunitas Adat Terpencil (KAT) yang ada di Berau.

Menurut Community Program Planing and Control Superintendent PT Berau Coal, Heri Syaprani menjelaskan PT Berau Coal melaksanakan pendampingan di 5 KAT yang ada di Berau, satu diantaranya adalah KAT Pettung, RT 5 Kampung Merancang Ulu, Gunung Tabur.

“Jadi terkait program ekonomi kami memang saat ini fokus sejalan dengan kondisi pasca tambang, sehingga memang program yang kami persiapkan,” ujarnya beberap waktu lalu.

Meski diakui pendampingan ini punya tantangan tersendiri, namun PT Berau Coal komitmen agar KAT dari sisi ekomoni bisa segera bangkit perlahan.

“Jadi program kami saat ini memang lebih kepada perkebunan, pengembangan kakao, multikultural ini program kita yang khusus untuk warga KAT,” ungkapnya.

Pada tahap awal, penyuluhan kemandirian dilakukan terhadap hal-hal yang bisa dilaksanakan dari rumah saja. Namun, kedepannya pengembangan itu akan diperluas, tidak menutup kemungkinan masyarakat KAT juga bisa melakukan budidaya cokelat.

“Inspirasi kita cukup besar ya untuk terkait perkembangan kebun. Jadi kakao menjadi prioritas unggulan kami untuk pengembangan ke depan,” jelasnya.

Sejauh ini, pendampingan PT Berau Coal terhadap masyarakat KAT terus dilakukan secara berkesinambungan. Hal ini, untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat, melalui pendampingan yang dilakukannya. “Tantangan yang kami hadapi itu tidak mengurangi semangat kami. Effortnya cukup berat. Memang harus ada contoh yang mungkin memberikan semangat mereka,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua RT 5 Kampung Merancang Ulu, Gunung Tabur yang juga masyarakat KAT Pettung, Arbain menyambut baik pendampingan PT Berau Coal, khususnya dalam kegiatan hortikultura dengan berkebun ringan di lahan yang dimiliki masyarakat. Berkebun sendiri, merupakan kebiasaan baru bagi masyarakat KAT Pettung yang sehari-sehari bekerja mencari kayu.

“Kegiatan ini, program Berau Coal kami anggap baik untuk bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat kami,” jelasnya.

Diatas lahan mencapai 10.000 meter persegi itu, Arbain menyebut mulai menggarap lahan secara mandiri bersama keluarga dan masyarakatnya. Berbagai macam sayur mulai dibudidaya, seperti tomat, cabai, sawi, kangkung dan timun.

“Ini baru mulai percobaan, karena mayoritas umumnya kami ini tidak ada yang punya ilmu dari pertanian, tapi kami mau memberikan contoh ke masyarakat sebagai teladan semoga nanti masyarakat bisa mengikuti perlahan,” harapnya.

Program pendampingan dari PT Berau Coal ini sangat disambut baik oleh dirinya maupun warganya. Dirinya menyampaikan penghargaan yang tinggi atas kepedulian PT Berau Coal melali progeam-program yang baik ini.

“Kami juga sangat menghargai dari pihak Berau Coal karena programnya sangat baik, bisa tanam sayur hingga cokelat. Mungkin ke depannya kami tanam coklat, lahannya sudah siap. Itu programnya Berau Coal juga untun kami,” pungkasnya.

Terpisah, salah satu masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan hortikultura ini, Irma menyampaikan bahwa pendampingan ini memberi dampak yang besar untuk dirinya yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga.

Kegiatan ini mengisi banyak waktu luang dirinya menjadi lebih produktif.

“Kami para ibu, tentu menjadi punya kegiatan positif, dan menghasilkan,” jelasnya.

Dirinya bersama ibu-ibu lain KAT Pettung semangat melakukan kegiatan berkebun ini. Baik itu mulai dari menyemai benih, menanam dan yang paling ditunggu adalah masa panen nanti. Selain bisa dimanfaatkan untun swadaya bahan pangan, juga bisa jadi sumber penghasilan.

“Kalau panen, bisa kamu konsumsi sendiri, kalau banyak bisa kami jual kembali dan memberikan keuntungan,” pungkasnya. (Adv/Sen/hmd)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#hortikultura #Advertorial #Berau Coal #CSR