TANJUNG REDEB – Guna menjaga stabilitas dan keamanan negara, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb menggelar Operasi Pengawasan Orang Asing, yang dimulai sejak 2 hingga 3 Mei 2024.
Operasi yang diberi nama “JAGRATARA” ini menyasar beberapa tempat yang ada di area Tanjung Redeb dan sekitarnya. Seperti hotel dan perusahaan yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Operasi pengawasan orang asing ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan efek cegah, agar tidak terjadi pelanggaran keimigrasian dan penegakan hukum. Guna menjaga stabilitas dan keamanan negara.
Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor dan jajaran Sub Seksi TI Inteldakim, tim Operasi Jagratara mendatangi beberapa lokasi yang sudah direncanakan. Salah satunya adalah Hotel Palmy yang beralamat di Jalan Pangeran Antasari, Nomor 26, Kelurahan Bugis, Tanjung Redeb.
Hotel Palmy saat ini belum menerima banyak tamu WNA yang menginap, hanya terdapat satu tamu Warga Negara Tiongkok yang melakukan check-out pada hari ini, Kamis, 2 Mei 2024.
“Tamu WNA yang menginap kebanyakan untuk transit, sebelum melakukan perjalanan lanjutan ke Pulau Maratua dan sudah disampaikan lewat form online maupun WhatsApp Kantor Imigrasi Tanjung Redeb” ujar salah satu karyawan hotel bagian resepsionis.
Pada operasi ini, tim Operasi Jagratara Kanim Tanjung Redeb juga bertandang ke PT Sumber Mitra Jaya. Tim disambut oleh pimpinan manajer dan menyatakan maksud serta tujuan kegiatan operasi yang dijalanlan. Tim kemudian menanyakan keterangan mengenai keberadaan orang asing di wilayah PT SMJ.
“Hasil dari operasi tersebut, tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian. Selain itu juga tidak ditemukan kegiatan orang asing yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun mengganggu keamanan.” ujar Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Redeb, Benyamin Kali Patembal Harahap.
Meskipun tidak ditemukan pelanggaran, Kantor Imigrasi Tanjung Redeb akan berupaya terus melakukan pengawasan terhadap orang asing di wilayah kerja Kantor Imigrasi Tanjung Redeb.
“Selain itu juga memberikan edukasi kepada beberapa tempat yang kami datangi, untuk tertib melaksanakan pelaporan orang asing.” tegasnya. (mar/s)
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi