Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Majukan Pertanian, BUMA Lakukan Program Holtikultura

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Senin, 11 Maret 2024 | 05:30 WIB
Manajemen BUMA Binsua bersama dengan kelompok tani dan mahasiswa Stiper berfoto bersama, usai kegiatan pendampingan studi banding program holtikultura di Kampung Inaran.
Manajemen BUMA Binsua bersama dengan kelompok tani dan mahasiswa Stiper berfoto bersama, usai kegiatan pendampingan studi banding program holtikultura di Kampung Inaran.

SAMBALIUNG – Untuk terus meningkatkan sektor pertanian di kampung dampingan, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) Site Binungan Suaran (Binsua) melakukan pendampingan studi banding program holtikultura dengan mengangkat tema Pertanian Maju, Ekonomi Kuat.

Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan di kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, sejak 2022 lalu yang dilaksanakan, Sabtu (9/3).

Menurut Penyuluh Pertanian di Kampung Inaran, Yuliana Bunga Palalangan, kegiatan ini tentu menyentuh masyarakat secara langsung, terlebih tanaman holtikultura tidak butuh lahan luas, namun memberikan hasil maksimal. Dengan adanya pendampingan dari BUMA, masyarakat khususnya kelompok tani diharapkan dapat memahami mekanisme tanaman holtikultura. “Kegiatan ini sangat positif,” katanya.

Ia melanjutkan, sebagai penyuluh pertanian Kampung Inaran mengucapkan terima kasih atas pendampingan dari BUMA selama ini, karena tanpa pendampingan BUMA kelompok tani tidak akan ada seperti ini. “Keberadaan BUMA buat Kampung Inaran secara umum sangat mensupport dan memberi manfaat yang banyak, tapi secara khusus untuk KWT (Kelompok Wanita Tani) itu sangat bermanfaat,” tambahnya.

Terlebih bagi ibu-ibu yang tadinya tidak ingin berusaha tani untuk membantu keluarganya dengan adanya pendampingan dari BUMA, ibu-ibu tergerak hatinya untuk berusaha tani di bidang tanaman hortikultura atau sayur-sayuran dalam rangka untuk menambah pendapatan dari keluarga mereka. “Para ibu-ibu akhirnya ada kegiatan positif,” paparnya.

Sementara Fahrul, salah seorang perwakilan Stiper Berau, mengaku hal yang penting dalam proses bertani ialah komitmen dalam menanam. Semua orang bisa menanam tapi tidak semua orang bisa komitmen. Jadi program ini bagus sekali.

“Terima kasih BUMA. Kami berharap BUMA melahirkan kampung-kampung binaan baru yang mandiri pangan,” singkatnya.

Sementara SPV Eksternal BUMA Binungan, Hernawati, mengatakan tujuan dari kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat kelompok tani dalam budidaya tanaman sayuran, hortikultura, dan komoditas lainnya. Serta memberikan penghasilan dari budidaya tanaman hortikultura yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. “Tujuan perusahaan jelas, kemandirian pangan, penguatan ekonomi masyarakat,” bebernya.

Ia bersyukur masyarakat mudah memahami dan cepat mempraktikkan apa yang telah diajarkan oleh pihak perusahaan. Selain pendampingan, BUMA juga terus memantau perkembangan dari program tersebut. “Kami tidak ingin lepas tangan begitu saja, pendampingan terus dilakukan. Agar kemandirian ekonomi bisa tercipta,” tutupnya. (hmd/adv/sam)

Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#BUMA #holtikultura #Advetorial