HARIAN RAKYAT KALTARA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara menyiapkan program PANDU TALENTA atau Pendampingan dan Pemenuhan Data untuk Implementasi Manajemen Talenta pada 21—22 Oktober 2026.
Program ini difokuskan pada pelengkapan dan verifikasi data kepegawaian sebagai dasar pemetaan potensi, kompetensi, dan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Kepala BKD Kaltara Andi Amriampa, mengatakan kelengkapan data menjadi salah satu faktor penting dalam penerapan manajemen talenta.
Data yang akurat diperlukan agar pemetaan pegawai dapat dilakukan secara tepat dan menjadi dasar pengembangan karier ASN.
“Melalui PANDU TALENTA, kami ingin membantu ASN dan perangkat daerah memastikan data kepegawaiannya lengkap dan sesuai. Data yang akurat sangat penting untuk mendukung pemetaan talenta secara tepat,” ujarnya, Jumat (16/10).
Kegiatan yang akan berlangsung di Kantor BKD Kaltara tersebut memberikan pendampingan kepada ASN dan perangkat daerah dalam memenuhi kebutuhan data portofolio pegawai.
Pendampingan juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai jenis data yang perlu dilengkapi, serta tata cara pemutakhirannya melalui sistem kepegawaian yang tersedia.
“ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara saat ini sudah dapat melihat posisi talent box masing-masing melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) yang dapat diakses menggunakan aplikasi MyASN,” ungkapnya.
Informasi tersebut memungkinkan pegawai mengetahui hasil pemetaan dirinya. Sekaligus memahami aspek yang perlu ditingkatkan untuk mendukung pengembangan karier.
Karena itu, pemenuhan data menjadi bagian penting, agar proses pemetaan berjalan sesuai kondisi dan kapasitas masing-masing pegawai.
Sebelum menyiapkan PANDU TALENTA, BKD Kaltara telah menggelar coaching clinic bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta sosialisasi manajemen talenta yang dibuka Sekretaris Provinsi Kaltara selaku Ketua Komite Talenta Provinsi Kaltara. Kegiatan tersebut melibatkan ASN Pemprov Kaltara dan jajaran pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, minat ASN untuk mengetahui posisi dan kriteria pemetaan talenta mulai terlihat. Sejumlah pegawai bahkan telah mendatangi BKD Kaltara untuk berkonsultasi mengenai hasil pemetaan dan data yang perlu dipenuhi.
Dalam pelaksanaannya, pendampingan pada 21—22 Oktober akan dilakukan berdasarkan jadwal yang telah disusun untuk setiap perangkat daerah.
Pengaturan tersebut diharapkan membuat proses konsultasi dan pemenuhan databerlangsung lebih tertib serta efektif.
“Program ini merupakan bagian dari Rencana Aksi Perubahan. Percepatan pemenuhan data dan penerapan manajemen talenta menjadi langkah penting untuk membangun ASN yang unggul dan berdaya saing. Sekaligus mendukung pembangunan daerah,” tuturnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi