HARIAN RAKYAT KALTARA — Pergerakan pariwisata di Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan perkembangan berbeda antara wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman).
Pada Juli 2026, perjalanan wisnus mengalami peningkatan cukup signifikan. Sementara jumlah kunjungan wisman justru mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Mustaqim menyampaikan, jumlah perjalanan wisnus di Kaltara pada Juli 2026 mencapai 166.810 perjalanan. Angka tersebut meningkat 9,06 persen dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 152.956 perjalanan.
“Pergerakan wisatawan nusantara pada Juli menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya,” ungkapnya, Minggu (27/9).
Dari lima kabupaten/kota, Kota Tarakan menjadi salah satu daerah dengan jumlah perjalanan wisnus terbesar, yakni mencapai 54.872 perjalanan. Namun, posisi tertinggi berdasarkan data Juli 2026 ditempati Kabupaten Bulungan dengan 46.914 perjalanan.
Selanjutnya, Nunukan mencatat 24.098 perjalanan, Malinau 22.304 perjalanan dan Tana Tidung sebanyak 18.622 perjalanan. Jika dibandingkan dengan Juni 2026, hampir seluruh daerah mengalami peningkatan.
“Malinau mencatat kenaikan paling tinggi secara persentase, yakni 24,91 persen, disusul Tarakan 11,85 persen, Nunukan 7,61 persen dan Bulungan 5,29 persen. Sementara Tana Tidung menjadi satu-satunya daerah yang mengalami penurunan, yakni 2,47 persen,” sebut dia.
Di sisi lain, arus wisatawan mancanegara melalui pintu keimigrasian di Tarakan dan Nunukan mengalami kontraksi. Sepanjang Juli 2026, tercatat 1.486 kunjungan wisman turun 11,12 persen dibandingkan Juni yang mencapai 1.672 kunjungan.
Penurunan tersebut terjadi baik di Tarakan maupun Nunukan. Kunjungan wisman melalui pintu laut Tarakan turun 15,20 persen, dari 296 menjadi 251 kunjungan. Sedangkan Nunukan turun 10,25 persen, dari 1.376 menjadi 1.235 kunjungan.
“Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Kaltara hingga Juli 2026 telah mencapai 11.156 kunjungan,” tandasnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi