HARIAN RAKYAT KALTARA— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mematangkan persiapan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kaltara.
Namun, pelaksanaan peringatan tahun ini diarahkan tidak sekadar mengejar kemeriahan. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Denny Harianto menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan HUT harus disiapkan secara terukur.
Dengan mempertimbangkan kondisi anggaran serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Menurutnya, peringatan HUT Kaltara tidak harus diisi dengan kegiatan berskala besar. Hal yang lebih penting adalah bagaimana momentum tersebut mampu memperkuat kebersamaan. Sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap provinsi yang memasuki usia 14 tahun.
“Pelaksanaan HUT Kaltara tahun ini harus kita laksanakan secara sederhana, efisien, namun tetap bermakna. Yang paling penting bagaimana momentum ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Kalimantan Utara,” ungkapnya.
Karena itu, setiap usulan kegiatan yang masuk akan disesuaikan dengan skala prioritas. Pemprov Kaltara juga akan melihat ketersediaan anggaran, serta dampak yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Ia menilai, peringatan hari jadi daerah seharusnya tidak berhenti pada agenda seremonial. HUT Kaltara dapat menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan pembangunan selama 14 tahun. Sekaligus mengukur berbagai capaian yang telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat.
Momentum tersebut juga dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan kebersamaan antarelemen di Kaltara. Terlebih, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga berbagai kelompok lainnya.
Dengan konsep kegiatan yang lebih sederhana, Pemprov Kaltara ingin memastikan anggaran yang digunakan tetap efektif dan tidak mengesampingkan kebutuhan pembangunan lainnya. Setiap kegiatan diharapkan memiliki nilai dan manfaat, bukan sekadar menjadi agenda tahunan.
“Persiapan rangkaian HUT ke-14 Kaltara akan terus dimatangkan dengan melibatkan perangkat daerah terkait. Penyusunan agenda dilakukan agar seluruh kegiatan dapat berjalan tertib, efisien dan tetap mencerminkan semangat hari jadi Kaltara,” ujarnya.
Denny berharap peringatan HUT tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat optimisme dalam melanjutkan pembangunan.
“Jangan hanya melihat HUT sebagai perayaan. Ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan Kaltara dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah,” tuturnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi