HARIAN RAKYAT KALTARA - Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai beroperasi.
Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara masih melakukan sejumlah pembenahan untuk memastikan fasilitas tersebut dapat memberikan pelayanan secara optimal.
Kepala Dinkes Kaltara Usman, mengatakan operasional Labkesmas telah berjalan. Termasuk dengan penunjukan pejabat yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan laboratorium.
“Labkes sudah jalan. Sudah ada pejabatnya yang ditunjuk,” ujarnya, Rabu (16/9) lalu.
Ia menjelaskan, pejabat yang ditunjuk tersebut berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt). Penunjukan ini dilakukan untuk memperkuat pengelolaan sekaligus mempercepat kesiapan operasional Labkesmas.
Meski demikian, Usman menyebut masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditata dan disesuaikan. Pembenahan tersebut dilakukan agar pelaksanaan pelayanan laboratorium dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, proses penataan menjadi bagian penting dalam memastikan Labkesmas mampu menjalankan fungsinya secara maksimal dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kaltara.
Sebelumnya, Dinkes Kaltara juga telah memperoleh pendampingan teknis dari Balai Besar (BB) Labkesmas Banjarbaru.
“Pendampingan itu, untuk memetakan kesiapan laboratorium sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan penguatan,” ujarnya.
Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pendampingan meliputi kondisi aktual laboratorium, kesiapan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, sistem manajemen mutu, serta jejaring pelayanan.
“Hasil identifikasi tersebut menjadi bahan bagi Dinkes Kaltara dalam menentukan langkah pembenahan dan pengembangan Labkesmas ke depan,” kata dia.
Ia menegaskan, masih melakukan berbagai penyesuaian agar operasional laboratorium dapat berjalan sesuai standar dan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Adanya penguatan dari sisi pengelolaan maupun kesiapan fasilitas, Labkesmas Kaltara diharapkan mampu mendukung pelayanan laboratorium kesehatan masyarakat yang bermutu dan terintegrasi di wilayah Kaltara,” harapnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi