HARIAN RAKYAT KALTARA — Sebulan setelah mengambil telepon seluler yang sedang dicas di sebuah pos pembelian udang di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah, AD akhirnya diamankan polisi.
Handphone Infinix Hot 60 Pro milik korban senilai Rp2,65 juta itu masih berada di tangan pelaku dan belum sempat dijual. Kasus tersebut terjadi pada 18 Juli 2026 sekitar pukul 23.30 WITA.
Saat itu, korban baru tiba di tempat kerjanya yang berada di pos pembelian udang di belakang BRI, Kelurahan Selumit Pantai.
Korban kemudian mengecas handphone miliknya di pos tersebut. Tidak lama berselang, korban pergi ke toilet yang berada tidak jauh dari lokasi.
Saat kembali, handphone yang sebelumnya diletakkan untuk dicas sudah tidak ada.
Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Reginald Yuniawan Sujono melalui Kanit Pidum Ipda Alfath Syahda mengatakan, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 2,65 juta akibat kejadian tersebut.
“Setelah mengecas, pelapor ke toilet. Setelah keluar toilet, pelapor mendapati handphone miliknya yang dicas tersebut telah hilang,” ujar Alfath, Selasa (15/9).
Dari penyelidikan, polisi mengarah kepada AD sebagai pelaku. Ia kemudian diamankan diamankan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Tarakan pada 19 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA di Kelurahan Karang Rejo, Tarakan Barat.
Menurut keterangan tersangka, saat kejadian dirinya sedang melintas di sekitar lokasi. AD mengaku melihat handphone yang tergeletak tanpa pemilik di pos pembelian udang tersebut, kemudian mengambilnya.
“Menurut keterangan pelaku, dia sedang lewat dan kebetulan melihat handphone tergeletak. Pemiliknya saat itu sedang ke WC,” jelasnya.
Polisi juga menemukan keberadaan handphone korban saat mengamankan AD. Barang tersebut masih berada di tangan pelaku dan belum dijual.
“Pada saat diamankan, HP-nya masih sama dia. Belum dijual. Rencananya mau dijual, cuma belum sempat,” kata Alfath.
Selama lebih dari satu bulan setelah kejadian, handphone tersebut masih digunakan oleh AD. Polisi selanjutnya mengamankan barang bukti tersebut untuk kepentingan penyidikan.
Dari hasil pengecekan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, polisi juga mendapatkan petunjuk terkait keberadaan pelaku. Salah satu CCTV yang berada di kawasan sekitar menunjukkan pelaku menggunakan sepeda motor.
“Kami masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk aktivitas pelaku sebelum dan sesudah mengambil HP milik korban,” pungkas Alfath. (sas/uno)
Editor : Nurismi