HARIAN RAKYAT KALTARA — Seorang pria lanjut usia (Lansia), Suandi (60) ditemukan meninggal dunia di dalam gerobak dagangan yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya di kawasan Pujasera, Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Selor Hulu, Bulungan, Senin (14/9) sekitar pukul 08.30 WITA.
Ia diketahui telah lama menempati gerobak dagangan di kawasan Pujasera tersebut. Penemuan bermula ketika Marliana Bertha (53), warga yang tinggal di sekitar lokasi sekaligus pekerja di Warung Makan Rizky, melintas di kawasan tersebut untuk berangkat bekerja.
Saat melintas, Marliana melihat korban terbaring di dalam gerobak. Kondisi korban yang tidak bergerak membuat saksi kemudian memeriksa keberadaannya. Setelah diketahui tidak bernyawa, kejadian tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan kepolisian.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Kasat Reskrim AKP Haji Rio Adi Pratama membenarkan penemuan jenazah tersebut.
“Personel Polsek Tanjung Selor bersama Tim Inafis langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat,” kata dia, Senin (14/9).
Petugas kemudian mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk mengetahui kondisi korban sebelum ditemukan meninggal.
Dari keterangan saksi, Suandi selama ini diketahui hidup seorang diri di dalam gerobak. Korban juga memiliki riwayat gangguan kesehatan. Di antaranya batuk kronis serta masalah pada bagian kaki yang menyebabkan keterbatasan bergerak.
“Korban sebelumnya sempat terdata oleh Dinas Sosial untuk mendapatkan bantuan pemulangan ke kampung halamannya di Malang. Namun, Suandi disebut menolak tawaran tersebut dan memilih tetap tinggal di kawasan Pujasera,” ungkapnya.
Polisi kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum.
Dalam penanganan di lokasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar korban.
Barang tersebut berupa satu kemeja hitam, satu sarung bermotif kotak-kotak oranye-hitam, satu dompet hitam, sepasang sandal slop hitam, satu gelas minuman dan sisa makanan berupa kue.
“Garis polisi juga dipasang di sekitar gerobak untuk kepentingan pemeriksaan dan memastikan lokasi tetap terjaga,” terangnya.
Polisi masih melakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi serta hasil pemeriksaan medis. Penyebab pasti meninggalnya Suandi masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. (fai/uno)
Editor : Nurismi