Hadiri Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Semarang, Pemprov Kaltara Dukung Pembinaan Generasi Qurani

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 09:35 WIB
MTQ TINGKAT NASIONAL: Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Sanusi, hadiri pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang. (DKISP KALTARA)
MTQ TINGKAT NASIONAL: Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Sanusi, hadiri pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang. (DKISP KALTARA)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat kecintaan terhadap Alquran sekaligus membangun generasi yang berakhlak dan berkarakter.

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara, Sanusi yang mewakili Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang pada pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9) malam lalu.

Pembukaan MTQ Nasional XXXI secara resmi dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno yang hadir mewakili Presiden Republik Indonesia.

MTQ Nasional XXXI diikuti kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Alquran serta memperkuat pembinaan generasi Qurani.

Dalam sambutannya, Menko PMK, Pratikno mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, membangun karakter, serta menerapkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Presiden dan pemerintah, mari kita membaca Alquran dengan hati, memahami dengan akal, menghayati dengan jiwa, lalu menerapkannya dalam kehidupan,” kata Pratikno.

Ia mengatakan tema MTQ Nasional XXXI juga menjadi doa dan cita-cita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas yang berkeadaban.

Menurutnya, pembangunan manusia tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan tersebut harus berjalan bersama karakter dan nilai kemanusiaan.

“Indonesia Emas membutuhkan manusia yang adil, disiplin, kreatif, dan peduli kepada sesama,” jelasnya.

Salah satu momen menarik dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI adalah pencatatan rekor dunia MURI melalui nyanyian kolosal Mars MTQ secara hybrid. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti sebagai bentuk apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan.

Kehadiran Pemprov Kaltara pada pembukaan MTQ Nasional XXXI menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qurani di daerah.

Melalui momentum tersebut, Pemprov Kaltara berharap nilai-nilai Alquran semakin tumbuh dalam kehidupan masyarakat dan menjadi bagian dari pembentukan generasi yang religius, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (dkisp/uno)

Editor : Nurismi
MTQ Nasional 2026 generasi qurani pemprov kaltara