Himpun Donasi Warga, PMI Kaltara Salurkan Bantuan Puluhan Juta untuk Korban Gempa NTT

Nurismi • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 07:30 WIB
SALURKAN BANTUAN: Ketua PMI Kaltara Risdianto (kiri) memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Jumat (11/9). (IPUNK/HRK)
SALURKAN BANTUAN: Ketua PMI Kaltara Risdianto (kiri) memberikan keterangan kepada sejumlah awak media, Jumat (11/9). (IPUNK/HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara bersama PMI kabupaten/kota telah mengumpulkan donasi Rp 87.506.700 dari masyarakat. Bantuan tersebut nantinya untuk disalurkan kepada warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Penggalangan dana tersebut dilakukan setelah terjadinya gempa, dengan menggerakkan PMI di tingkat kabupaten dan kota.

Dana tersebut nantinya disalurkan kepada tiga kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur. 

“Dana yang berhasil kita kumpulkan sampai saat ini kurang lebih Rp 87.506.700. Hari ini bantuan tersebut akan kita salurkan kepada tiga kabupaten terdampak,” jelas Ketua PMI Kaltara Risdianto, Jumat (11/9). 

Risdianto menegaskan, bantuan tidak disalurkan dalam bentuk barang. Melainkan berupa uang yang akan ditransfer melalui PMI di masing-masing kabupaten penerima. 

“Mekanisme tersebut diharapkan memberikan ruang bagi PMI dan pemerintah daerah setempat. Untuk menyesuaikan penggunaan bantuan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan,” tuturnya. 

Dia juga mengatakan, penggunaan dana nantinya tidak dibatasi pada satu sektor tertentu. PMI setempat bersama pemerintah daerah dapat menentukan kebutuhan yang paling mendesak.

Baik berkaitan dengan layanan kesehatan, pemulihan sosial masyarakat maupun kebutuhan lainnya yang muncul akibat bencana. 

Risdianto menilai bantuan tersebut memang tidak besar jika dibandingkan dengan kebutuhan penanganan pascabencana.

Namun, dana yang terkumpul merupakan hasil partisipasi masyarakat Kaltara, sehingga tetap memiliki arti dalam membantu warga yang terdampak.

“Tetapi ini bentuk kepedulian masyarakat Kaltara. Semoga bantuan tersebut bisa digunakan untuk membantu meringankan kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak gempa,” harapnya.

Risdianto memastikan pengelolaan donasi akan dilakukan secara terbuka. PMI Kaltara akan menyampaikan penggunaan dana secara resmi sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas kepercayaan masyarakat yang telah memberikan bantuan.

“Setiap dana yang kita himpun tentu harus dipertanggungjawabkan. PMI selalu menyampaikan secara resmi hasil penggalangan dan penggunaannya. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bantuan yang mereka berikan disalurkan ke mana dan dimanfaatkan untuk apa,” ungkapnya. 

Risdianto menambahkan, respons PMI terhadap bencana tidak terbatas pada penggalangan dana. Organisasi kemanusiaan tersebut juga memiliki relawan dengan berbagai keahlian yang dapat dikerahkan sesuai skala dan kebutuhan penanganan bencana.

“Kita memiliki relawan dengan kemampuan di bidang kesehatan, dukungan psikologis, sosial maupun logistik. Saat kondisi dan skalanya membutuhkan intervensi, relawan juga bisa kita kerahkan ke lokasi bencana,” tutupnya. (uno2)

Editor : Nurismi
PMI Kaltara ntt bantuan