HARIAN RAKYAT KALTARA — Lintasan baru di kawasan Pantai Amal, Tarakan, mulai dipacu menjelang Open Grasstrack 2026 yang dijadwalkan berlangsung 19 September mendatang.
Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi ajang pertama untuk menguji kesiapan sirkuit sebelum kawasan itu dikembangkan dengan pembangunan lintasan roadrace.
Ketua Bidang Roda Dua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltara Djadjang Rimawanta, mengatakan sirkuit saat ini sudah dapat digunakan untuk latihan maupun pelaksanaan event.
Sejumlah bagian lintasan masih dalam tahap penyempurnaan, terutama rintangan dan beberapa bagian berem.
“Karena pembangunan roadrace belum ada, kemarin sudah disepakati dengan Pak Wali, kita pakai dulu untuk event grasstrack,” kata Djadjang, belum lama ini.
Lintasan grasstrack tersebut memiliki panjang sekitar 780 meter dengan lebar rata-rata delapan meter. Khusus area garis start, lebarnya mencapai sekitar 20 meter. Sirkuit juga memiliki sembilan tikungan yang dibuat cukup lebar untuk memberikan ruang bagi pembalap.
Penyempurnaan lintasan akan dilakukan menjelang pelaksanaan kejuaraan. Beberapa fasilitas seperti rintangan, jumping dan berem masih dimaksimalkan. Karakter lintasan juga telah diuji setelah kondisi cuaca berbeda, termasuk ketika hujan mengguyur kawasan Pantai Amal.
“Kalau pas hujan, berem pasti harus dimaksimalkan pada saat main. Teman-teman juga meminta berem diperbaiki,” ujarnya.
Persiapan kejuaraan mendapat respons dari komunitas otomotif di Tarakan. Dalam beberapa waktu terakhir, lintasan tersebut bahkan rutin digunakan untuk latihan. Djadjang menyebut sekitar 80 pembalap telah menggunakan sirkuit untuk berlatih.
Untuk Open Grasstrack 2026, panitia menyiapkan sekitar 12 kelas. Di antaranya kelas bebek 2 tak dan 4 tak, FFA, Sport dan Trail, Terabas Open, Terabas Kaltara, serta kelas Terabas usia 40 tahun.
Jumlah peserta yang dibidik diperkirakan mencapai sekitar 180 pembalap. Selain pembalap lokal, peserta dari luar kota maupun luar provinsi juga diharapkan ambil bagian.
“Selama empat tahun tidak pernah ada event di Tarakan. Ini perdana, sehingga teman-teman sangat antusias,” katanya.
Djadjang mengatakan keberadaan sirkuit tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Tarakan yang telah menyediakan kawasan Pantai Amal untuk pengembangan olahraga otomotif.
Untuk penyempurnaan lintasan grasstrack dalam waktu dekat, pihaknya lebih dahulu mengandalkan dukungan komunitas dan pihak swasta, termasuk penyewaan alat.
Sementara pembangunan sirkuit roadrace direncanakan menyusul. Rencana tersebut ditargetkan mulai berjalan sekitar Oktober-November, setelah agenda grasstrack terlaksana.
“Perencanaan sirkuit roadrace maupun grasstrack sudah ada. Saat ini area tersebut kita gunakan untuk grasstrack terlebih dahulu,” pungkasnya. (sas/uno)
Editor : Nurismi