HARIAN RAKYAT KALTARA — Seorang pengendara sepeda motor terjatuh saat melintas di Jalan Aki Balak, Tarakan Barat, Jumat (4/9).
Insiden tersebut terjadi setelah solar tumpah di badan jalan sepanjang sekitar 50—70 meter, yang diduga berasal dari jeriken yang diangkut menggunakan sepeda motor.
Kapolres Tarakan, AKBP Bonifasius Rumbewas melalui Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Ardi Wisnu Pradana mengatakan, polisi menerima informasi mengenai tumpahan tersebut dari masyarakat.
Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi jalan dan mengantisipasi kecelakaan susulan.
“Informasi dari masyarakat, ada motor yang bawa solar pakai jeriken dan tumpah di jalan. Kami langsung cek ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya,” kata Ardi.
Saat petugas tiba, sebagian solar telah mengering. Meski demikian, anggota Satlantas tetap melakukan pengaturan arus lalu lintas. Karena masih terdapat sisa cairan di permukaan jalan.
“Pas kami datang memang sudah mulai kering. Jadi anggota kami arahkan untuk mengatur lalu lintas. Supaya jangan sampai ada lagi pengendara yang jatuh karena melewati bagian jalan yang terkena tumpahan,” ujarnya.
Dalam kejadian itu, seorang pengendara dilaporkan terjatuh dan mengalami luka ringan. Polisi juga menerima informasi adanya rekaman video yang memperlihatkan kejadian tersebut.
Petugas kemudian menaburkan pasir pada bagian jalan yang terkena tumpahan untuk menyerap sisa solar, sekaligus mengurangi risiko kendaraan tergelincir. Sementara itu, pengendara sepeda motor yang membawa jeriken belum ditemukan.
Polisi masih menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengetahui kendaraan dan identitas pengendaranya.
“Kami masih cari CCTV terdekat. Dari situ nanti kami lihat motornya seperti apa, termasuk siapa yang membawa jeriken tersebut,” jelas Ardi.
Penelusuran CCTV dilakukan di sejumlah titik di sekitar Jalan Aki Balak. Termasuk kawasan dekat SMK Negeri 2 Tarakan dan ruas jalan yang memiliki tikungan.
Ardi mengingatkan masyarakat agar memperhatikan faktor keselamatan ketika mengangkut bahan bakar menggunakan kendaraan roda dua.
Menurutnya, wadah yang mengalami kebocoran atau terlepas dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Kalau membawa bahan bakar pakai motor seperti ini memang berbahaya. Risikonya bukan cuma untuk yang membawa. Tetapi juga pengguna jalan lain kalau sampai tumpah,” tegasnya.
Polisi masih melakukan penelusuran untuk mengetahui kendaraan yang membawa jeriken solar tersebut.
“Kami tetap akan cari kendaraan yang dimaksud. Kami imbau masyarakat kalau membawa solar jangan menggunakan sepeda motor dengan jeriken. Karena kalau tumpah seperti ini dampaknya bisa ke pengguna jalan lainnya,” pungkas Ardi. (sas/uno)
Editor : Nurismi