HARIAN RAKYAT KALTARA - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan memperkuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, sekaligus menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Penguatan distribusi dilakukan secara bertahap sejak Selasa (1/9) dan kembali ditingkatkan pada Rabu (2/9).
Pada 1 September, Pertamina telah menyalurkan sekitar 80 kiloliter (KL) Pertalite dan Pertamax ke sejumlah SPBU dan lembaga penyalur di Bulungan.
Penyaluran tersebut mencakup SPBU 66.772.04, SPBU 63.772.02, SPBU 64.772.02, SPBU 66.772.01, serta lembaga penyalur 6P.772.04.
Sehari berikutnya, distribusi kembali diperkuat dengan pengiriman lebih dari 200 KL Pertalite dan Pertamax secara bertahap ke sejumlah SPBU.
Pengiriman tambahan ini diarahkan untuk membangun ketahanan stok atau build up stock, sehingga ketersediaan BBM di tingkat SPBU tetap terjaga.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun, mengatakan sejumlah mobil tangki telah diberangkatkan sejak pagi untuk membawa pasokan menuju SPBU tujuan.
“Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Pertalite dan Pertamax ke Kabupaten Bulungan. Setelah pengiriman dilakukan pada 1 September, hari ini kami kembali memperkuat penyaluran untuk membangun stok di SPBU. Serta menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” ujar Edi, Rabu (2/9).
Menurutnya, penguatan distribusi dilakukan setelah adanya penyesuaian jadwal pengiriman dari Jobber Berau. Untuk menjaga pasokan tetap tersedia, Pertamina melakukan sejumlah langkah operasional. Termasuk mempercepat proses pengiriman dan mengatur kembali pola distribusi ke masing-masing SPBU.
Mobil tangki diberangkatkan secara bertahap dan sebagian masih dalam perjalanan menuju lokasi penyaluran. Pertamina juga melakukan pemantauan hingga produk diterima oleh SPBU.
“Mobil tangki telah diberangkatkan secara bertahap sejak pagi dan sebagian masih dalam perjalanan menuju SPBU. Kami terus memantau proses pengiriman hingga produk diterima dan pelayanan kepada masyarakat kembali optimal,” jelasnya.
Selain memperkuat pasokan, Pertamina berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memantau kondisi stok, aktivitas pembelian, serta kelancaran pelayanan.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi BBM dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi operasional di lapangan.
“Pertamina memastikan penyaluran akan terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Penguatan stok juga diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelayanan di sejumlah SPBU di Kabupaten Bulungan,” kata dia.
Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Penguatan distribusi dan koordinasi antara Pertamina dengan pengelola SPBU, ketersediaan BBM di Bulungan diharapkan tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar,” tuturnya. (fai/uno)
Editor : Nurismi