Dukung Distribusi Logistik Industri, Kaltara Buka Peluang Investasi Jalur Kereta dan Bandara

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 14:26 WIB
POTENSI INVESTASI: Pengembangan bandara menjadi peluang yang tengah ditawarkan kepada calon investor. (HRK)
POTENSI INVESTASI: Pengembangan bandara menjadi peluang yang tengah ditawarkan kepada calon investor. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus membuka sejumlah sektor strategis untuk menarik investasi baru. 

Pengembangan bandara, pelabuhan hingga infrastruktur logistik menjadi peluang yang tengah ditawarkan kepada calon investor.

Kepala DPMPTSP Kaltara Hasriyani mengatakan, potensi investasi di daerah masih cukup besar. 
Tidak hanya mengandalkan kawasan industri, pemerintah juga memetakan sektor infrastruktur yang memiliki prospek untuk dikembangkan.

Menurut dia, beberapa peluang yang masih terbuka antara lain pengembangan bandar udara dan kawasan industri hijau. 

“Infrastruktur pelabuhan juga menjadi salah satu sektor yang dinilai memiliki prospek. Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas dan distribusi barang,” jelasnya, Minggu (30/8) lalu. 

Peluang lain terdapat pada pembangunan infrastruktur transportasi untuk mendukung kegiatan industri. Salah satunya rencana jalur kereta api yang diarahkan untuk menunjang kebutuhan logistik. 

“Beberapa peluang investasi seperti bandara dan kawasan industri hijau masih terbuka. Yang kedua untuk pengembangan pelabuhan,” kata Hasriyani. 

Pengembangan berbagai infrastruktur tersebut dinilai memiliki keterkaitan dengan pertumbuhan kawasan industri.

Ketersediaan sarana transportasi dan logistik yang memadai akan memperkuat daya tarik Kaltara di mata investor. Terlebih, aktivitas industri di kawasan strategis seperti kawasan industri terus berkembang. 

Kondisi ini membutuhkan dukungan infrastruktur, agar mobilitas bahan baku maupun hasil produksi dapat berjalan lebih efisien. Ia mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memaparkan berbagai potensi tersebut kepada calon investor. 

Namun, pelaksanaan promosi secara langsung ke luar daerah harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan upaya pemerintah dalam menawarkan peluang penanaman modal.

“Potensi daerah tetap akan diperkenalkan melalui berbagai forum dan saluran yang tersedia,” ujarnya. 

ePmprov Kaltara berharap masuknya investor pada sektor infrastruktur dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perekonomian.

Selain meningkatkan nilai investasi, pembangunan fasilitas pendukung juga diharapkan memperkuat konektivitas dan mempercepat pertumbuhan kawasan industri. (fai/uno)

Editor : Nurismi
jalur kereta bandara investor