Tengah Hadapi Efisiensi Anggaran, DPMPTSP Kaltara Optimalkan Promosi Peluang Investasi Strategis

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 12:05 WIB
PROYEK STRATEGIS: Pengembangan kawasan industri di Kaltara, masih membutuhkan dukungan investasi dari luar. (HRK)
PROYEK STRATEGIS: Pengembangan kawasan industri di Kaltara, masih membutuhkan dukungan investasi dari luar. (HRK)

HARIAN RAKYAT KALTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) masih membutuhkan promosi untuk memperluas informasi mengenai peluang investasi di daerah.

Namun, pelaksanaan agenda promosi harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

Kepala DPMPTSP Kaltara Hasriyani mengatakan promosi tetap menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada investor. Terlebih, Kaltara memiliki sejumlah proyek strategis yang masih membuka ruang bagi penanaman modal.

“Agenda-agenda untuk promosi investasi memang sangat kita butuhkan. Namun, kondisi saat ini juga tentunya berpengaruh dengan alokasi anggaran,” kata dia, Minggu (23/8).

Menurut dia, pemerintah perlu melihat kondisi anggaran sebelum menentukan kegiatan promosi yang akan dilaksanakan.

Efisiensi membuat tidak semua agenda dapat dilakukan seperti sebelumnya. Meski demikian, upaya menarik investor tetap berjalan.

“Pemerintah daerah dapat memanfaatkan forum yang sudah tersedia untuk menyampaikan berbagai peluang penanaman modal di Kaltara,” terangnya.

Sejumlah sektor menjadi andalan dalam menarik minat investor. Kawasan industri hijau, pembangunan bandar udara, pengembangan pelabuhan serta infrastruktur logistik menjadi beberapa potensi yang dapat ditawarkan. Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) juga menjadi daya tarik utama.

“Masih adanya tenant yang membuka peluang bagi investor membuat kawasan tersebut memiliki prospek pengembangan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Ia mengatakan proyek strategis di Kaltara memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan investasi. Karena itu, pemerintah perlu memastikan berbagai kebutuhan investor dapat difasilitasi dengan baik. Selain promosi, peningkatan kualitas pelayanan juga menjadi strategi penting.

“Investor membutuhkan kemudahan perizinan, kepastian legalitas serta jaminan keamanan ketika menanamkan modal,” bebernya.

DPMPTSP bersama OPD teknis akan terus melakukan pengawalan terhadap investasi yang masuk. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar berbagai persoalan yang dihadapi investor dapat segera ditangani.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap keterbatasan anggaran promosi tidak menghambat masuknya modal baru.

“Potensi investasi yang dimiliki Kaltara tetap dapat dikembangkan dengan mengoptimalkan pelayanan serta memperkuat koordinasi antarlembaga,” pungkasnya. (fai/udi)

Editor : Nurismi
keterbatasan anngaran proyek strategis investasi