HARIAN RAKYAT KALTARA – Realisasi investasi di Kalimantan Utara (Kaltara) mencapai sekitar Rp14 triliun hingga semester I 2026.
Capaian tersebut menjadi pijakan pemerintah daerah untuk mengejar target investasi yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp30,55 triliun hingga akhir tahun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Hasriyani, mengatakan capaian enam bulan pertama tersebut menunjukkan aktivitas penanaman modal masih bergerak positif.
“Di semester I ini kita sudah mencapai Rp14 triliun dari target pusat Rp30,55 triliun,” ujarnya, Selasa (18/8)
Menurut dia, pemerintah masih memiliki waktu untuk menggenjot realisasi investasi pada paruh kedua 2026. Sejumlah proyek strategis yang berada di Kaltara menjadi salah satu sumber optimisme untuk mengejar angka tersebut.
Salah satu kawasan yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap capaian investasi adalah Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning - Mangkupadi, Kabupaten Bulungan.
“Aktivitas sejumlah tenant di kawasan tersebut memberikan kontribusi terhadap masuknya investasi ke Kaltara,” bebernya.
Ia menyebutkan, peluang investasi di KIHI masih terbuka. Sejumlah tenant masih membutuhkan investor untuk mengembangkan berbagai kegiatan industri di kawasan tersebut.
Keberadaan proyek strategis nasional (PSN) juga dinilai memberikan efek besar terhadap perkembangan investasi.
“Masuknya modal dalam skala besar tidak hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi turut membuka peluang bagi sektor pendukung lainnya,” jelasnya.
Pemerintah daerah berharap aktivitas industri di kawasan tersebut terus berkembang sehingga memberikan tambahan realisasi pada semester kedua. Selain KIHI, pemerintah juga terus membuka peluang investasi di berbagai sektor.
“Pengembangan kawasan industri, infrastruktur transportasi dan fasilitas pendukung menjadi bagian dari potensi yang ditawarkan kepada calon investor,” terangnya.
Ia optimistis target pemerintah pusat masih dapat dicapai apabila realisasi investasi dari berbagai proyek terus berjalan sesuai rencana.
“Insyaallah mudah-mudahan target pusat itu bisa tercapai,” pungkasnya. (fai/smi)
Editor : Nurismi