HARIAN RAKYAT KALTARA — Setelah dua hari pencarian, Daffa, seorang anak yang dilaporkan hilang saat bermain di Sungai Jelarai, Kabupaten Bulungan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, 12.15 Wita, Rabu (12/8).
Korban ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan Jelarai. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,12 nautical mile (NM) dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril mengatakan, korban ditemukan setelah operasi pencarian dilakukan sejak Selasa (11/8).
Saat ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Tanjung Selor. Kejadian bermula ketika korban bermain bersama tiga hingga empat orang temannya di sekitar bantaran Sungai Jelarai Hulu/Induk, RT 01, Desa Jelarai Selor.
Korban kemudian bersama salah seorang temannya pergi ke arah hulu sungai untuk bermain.
“Sesampainya di lokasi, korban melompat ke sungai. Sementara temannya tidak ikut masuk ke air dan memilih menunggu korban muncul kembali,” terangnya.
Berdasarkan keterangan saksi, saat korban pertama kali melompat, kondisi air sungai masih surut. Saksi sempat melihat tanda-tanda korban naik ke daratan berupa jejak kaki yang masih basah dan bercampur lumpur.
Namun, setelah air sungai mulai pasang, jejak tersebut tidak lagi terlihat. Saksi kemudian menduga korban terbawa arus atau tersangkut kayu maupun benda lain yang berada di sekitar sungai.
“Di bagian hulu sungai tersebut juga terdapat area yang biasa digunakan warga untuk mandi,” jelasnya.
Informasi mengenai kondisi membahayakan manusia itu diterima Kantor SAR Tarakan melalui Unit Siaga SAR Bulungan dari BPBD Kaltara pada Selasa sekitar pukul 18.40 Wita. Laporan menyebutkan seorang anak tenggelam saat berenang di Sungai Jelarai dan belum ditemukan.
“Tim Gabungan kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Dengan menyusuri aliran sungai hingga ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus,” terangnya.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada hari kedua. Korban ditemukan sekitar pukul 12.15 Wita dalam kondisi meninggal dunia di perairan Jelarai.
Setelah korban dievakuasi ke RSUD Tanjung Selor, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 12.45 WITA. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. (fai/uno)
Editor : Nurismi