HARIAN RAKYAT KALTARA — Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah Yamaha NMAX yang dikendarainya bertabrakan dengan truk Nato di Jalan Gunung Selatan, kawasan Gapura Taman Kota Tarakan, Senin (10/8) sekitar pukul 08.00 Wita.
Truk diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi ruas jalan menurun dan menikung hingga masuk ke jalur berlawanan.
Korban diketahui bernama Harun, pengendara Yamaha NMAX warna hitam dengan nomor polisi KU 2416 IU. Sementara truk Nato warna oranye bernomor polisi KT 8533 AK dikemudikan Patrisius Laka Moa.
Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Ardi Wisnu Pradana mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan roda enam dan roda dua. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Sekitar pukul 08.00 tadi kami dapat laporan adanya laka lantas di Jalan Gunung Selatan. Kami langsung datang ke TKP, kecelakaan melibatkan roda enam dengan roda dua,” kata Ardi, mewakili Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh polisi, truk tersebut sedang dikendarai Patrisius menuju tempat kerja di kawasan Persemaian.
Kendaraan melintasi Jalan Gunung Selatan yang memiliki kondisi menurun dan terdapat tikungan sebelum memasuki kawasan Gapura Taman Kota.
Saat melintasi ruas tersebut, pengemudi mengaku mengalami gangguan pada sistem pengereman. Truk kemudian tidak dapat mengikuti jalurnya dan bergerak melebar ke sisi kanan jalan.
“Informasi awal dari pengemudi, dia mau berangkat kerja menuju Persemaian. Saat sampai di dekat Gapura perbatasan Jalan Gunung Selatan itu, pengemudi mengalami rem blong. Kondisi dari arah Gunung Selatan jalannya menurun dan sedikit menikung. Kemudian kendaraan melebar ke jalur sebelah kanan,” ujarnya.
Truk selanjutnya masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, Harun yang mengendarai Yamaha NMAX datang dari arah berlawanan dan sedang melintasi ruas jalan tersebut.
Kedua kendaraan akhirnya bertabrakan. Posisi truk yang masuk ke jalur lawan membuat sepeda motor berada pada lintasan kendaraan roda enam tersebut.
“Karena remnya blong, kendaraan melebar ke sebelah kanan, masuk ke jalur lawan. Dari arah berlawanan ada motor NMAX yang sedang menanjak. Akhirnya terjadi benturan dengan truk tersebut,” jelas Ardi.
Benturan menyebabkan Harun terlempar ke sisi kanan jalan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia. Sementara sepeda motor yang dikendarainya masih terseret truk hingga sekitar 30 meter dari titik benturan.
Truk juga belum berhenti setelah terjadi benturan. Kendaraan tersebut masih bergerak sebelum pengemudi membanting kemudi ke arah kiri. Truk kemudian kehilangan kendali dan terbalik di sisi kiri jalan.
“Setelah motor terseret, kendaraan itu membanting arah ke sebelah kiri. Kemudian lepas kendali dan akhirnya terbalik di sebelah kiri jalan,” lanjutnya.
Usai kejadian, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan kecelakaan. Mengamankan kendaraan serta mengatur kondisi di sekitar tempat kejadian perkara. Jenazah Harun kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum.
Polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha NMAX ke Mako Polres Tarakan. Sementara truk Nato yang terbalik masih dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan. Di sisi lain, Patrisius selaku pengemudi truk masih menjalani pemeriksaan di Polres Tarakan.
Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kronologi kecelakaan, sekaligus mengetahui kondisi kendaraan sebelum insiden terjadi.
“Driver saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Kami masih dalami kejadian ini, termasuk kronologi dan kondisi kendaraan sebelum kecelakaan,” ujar Ardi.
Polisi belum menyimpulkan penyebab kecelakaan hanya berdasarkan keterangan awal mengenai dugaan rem blong. Kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, menjadi bagian dari pemeriksaan dalam proses pendalaman kecelakaan.
“Untuk kendaraan roda dua sudah kami amankan di Mako. Untuk kendaraan roda empat atau truknya masih dalam proses evakuasi. Nanti untuk informasi selanjutnya akan kami follow up setelah pemeriksaan dan pendalaman selesai,” katanya.
Ardi mengatakan, penanganan kecelakaan masih berlangsung. Polisi akan menyampaikan perkembangan setelah pemeriksaan terhadap pengemudi dan kendaraan selesai dilakukan.
“Yang jelas memang benar terjadi adanya laka lantas pagi ini di Gunung Selatan. Untuk sementara kami masih melakukan pemeriksaan dan penanganan di lapangan. Nanti kalau sudah ada informasi lebih lanjut, akan kami sampaikan,” pungkasnya. (sas/uno)
Editor : Nurismi