Dukung Kualitas SDM dan Inovasi Daerah, Pemkab Bulungan Beri Penghargaan Pemuda Berprestasi

Nurismi • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 08:35 WIB
MADYA AWARD: Bupati Bulungan Syarwani (kanan) menyerahkan penghargaan bagi pemuda Bulungan berprestasi melalui  Malam Anugerah Piala Madya Award 2026. (PEMKAB BULUNGAN)
MADYA AWARD: Bupati Bulungan Syarwani (kanan) menyerahkan penghargaan bagi pemuda Bulungan berprestasi melalui  Malam Anugerah Piala Madya Award 2026. (PEMKAB BULUNGAN)

HARIAN RAKYAT KALTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memberikan penghargaan kepada 10 pemuda berprestasi melalui Malam Anugerah Piala Madya Award 2026 yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Bulungan di Auditorium Universitas Kaltara (Unikaltar), Senin (3/8) malam lalu. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada pemuda yang menghasilkan karya, inovasi, usaha, pengabdian maupun kontribusi yang memberi dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah. 

Kepala DKOP Bulungan Leni Ernalina menjelaskan, Madya Award bukan sekadar seremoni pemberian penghargaan. Tetapi bentuk apresiasi kepada generasi muda yang menunjukkan dedikasi, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. 

“Madya Award bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. Kami berharap para penerima penghargaan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” ujar Leni. 

Menurut Leni, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah terus membuka ruang bagi pemuda.

Untuk mengembangkan potensi melalui berbagai program kepemudaan yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan kreativitas. 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bulungan Syarwani menegaskan, Program Madya Muda Berdaya dan Berkarya merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang tercantum dalam RPJMD Kabupaten Bulungan 2025-2030. 

Program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas partisipasi masyarakat. Khususnya generasi muda, dalam pembangunan daerah. 

“Partisipasi masyarakat dalam pembangunan membutuhkan ruang yang seluas-luasnya. Madya menjadi wadah agar pemikiran, kreativitas, dan perspektif anak muda dapat diakomodasi dalam pembangunan Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani. 

Ia menambahkan, pembangunan Bulungan yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan generasi muda sebagai penerus pembangunan.

Pemerintah daerah, menurutnya, berkewajiban menyiapkan ruang, kesempatan, dan peningkatan kapasitas. Agar kreativitas pemuda mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan. 

Pada malam penganugerahan tersebut, DKOP Bulungan menyerahkan penghargaan kepada 10 penerima Madya Award 2026.

Yakni Syarinda Rahmad Zulfiqar sebagai Madya Young Leader Award, Vickyko Romana Putra (Madya Education Award), Rahmat Hidayat (Madya Social Impact Award), M. An'im F. Ridho (Madya Environment Award). 

Kemudian, Rangga Maulana (Madya Cultural Ambassador Award), Sulpadli (Madya Community Builder Award), Anggun Aprilia Darius (Madya Rising Star Award), Irvan Rusyandi Rustam (Madya Future Maker Award).

Serta, Panji Argaswara (Madya Creative Award) dan R. Vivy Claudia sebagai penerima Madya Entrepreneur Award. (uno2)

Editor : Nurismi
Madya Award 2026 pemuda prestasi pemkab bulungan